TIPS STOP ASI

by - Oktober 09, 2016



Halo semua..


Aku mau berbagi tips nih, untuk ibu-ibu muda kayak aku, yang baru punya anak, semoga bisa membantu :)

Jadi, saat anakku kyara berusia 23 bulan kemarin, aku mulai memberitahu dia bahwa jangka waktu menyusuinya tinggal 1 bulan lagi, aku bicara dengannya setiap kali menyusui ketika waktu tinggal seminggu lagi aku countdown setiap harinya. Sampai waktunya tiba, tepat di usia 24 bulan (lebih 7 hari sih,karna dia sempet sakit jadi ga tega nyapih :p) kami sukses jalanin ASI 2 tahun. alhamdulillah..


ASI merupakan susu yang paling sempurna kandungannya dan diberikan secara cuma-cuma (gratis) oleh Allah sebagai makanan utama dan pertama untuk bayi yang baru lahir. Tetapi jangka waktu yang benar dan efektif dalam menyusui bayi adalah 0-24 bulan. Namun sebagian kalangan menganggap bahwa untuk berhenti menyusui merupakan hal yang sangat sulit. Berkompromi dengan mahluk kecil yang memiliki senjata ampuh saat ingin sesuatu yaitu MENANGIS, membuat banyak ibu-ibu menunda proses menyapih karna tidak mau pusing dengan raungan tengah malam bayi yang meminta susu dari ibunya. Sehingga secara tidak sadar, anak masih terus menyusui sampai 3 tahun keatas, bahkan ada yang sampai 6 tahun masih menyusu. Apakah hal tersebut tidak membuat malu ibu dan anak saat dilakukan di tempat publik. Diusia 2 tahun, produksi ASI didalam payudara juga sudah pasti sangat berkurang atau bahkan sudah habis. Sehingga bayi diatas usia tersebut hanya menggunakan payudara ibu untuk ngepeng/ngentil (kita sebut saja mimi yaa), bukan untuk mengkonsumsi susu. 
Kebutuhan mengkonsumsi susu untuk anak berusia 2 tahun keatas bukan lagi menjadi hal yang utama,sebab anak sudah mampu untuk makan berbagai macam makanan diusia tersebut, sehingga susu hanya sebagai pendamping saja. Kandungan gizi dalam susu sudah bisa digantikan dengan makanan lain dengan kandungan yang sama. Seperti sumber karbohidrat dalam ASI dapat diganti dengan mengkonsumsi nasi, jagung, singkong ubi, dan yang lainnya. kandungan protein dalam ASI dapat diganti dengan mengkonsumsi protein hewani seperti ikan, ayam, daging dan protein nabati seperti tahu dan tempe.

Yuk dicoba beberapa cara untuk menyapih bayi berikut:

1. komitment
ibu harus punya komitment yang kuat untuk berhenti menyusui anaknya diwaktu yang memang sudah waktunya si anak tidak lagi mimi. Ibu harus berfikir bahwa jika anak mampu stop ASI tepat pada waktunya.maka anak sudah belajar soal kedisiplinan dari hal kecil sejak dini. Hal tersebut juga termasuk salah satu prestasi dini untuknya kan?

2. Biasakan berkomunikasi dengan baby sejak dini
Aku dan Kyara sudah sering sekali berkomunikasi.mulai dari dia didalem perut, yaitu mulai dari aku positif hamil berlanjut saat dia lahir dan sampai detik ini. Jangan anggap bayi tidak mengerti apa yang kita sampaikan, pelajaran pertama bayi saat didalam perut adalah mendengar. Aku rasakan betul pada kyara, ia menunjukkan kalau dia mendengarkan kata-kata mamanya begitu ia lahir.

3. Kurangi frekuensi menyusui
Jika biasanya bisa sampai 3-5 kali menyusu diusia 1,5 tahun. Mulailah turunkan frekuensinya, misalnya menjadi 2-3 kali menyusu yaitu saat menjelang tidur saja. Selebihnya beri dia air putih yang banyak,atau sufor/susu UHT.

4. Gunakan bahan-bahan yang bisa mengubah tekstur,warna atau rasa pada payudara
Setelah sang ibu sudah memiliki niat yang kuat untuk menyudahi tanggung jawab pemberian ASInya dan telah memberikan "kata pengantar" kepada si anak soal hal tersebut, barulah ibu mulai memilih beberapa bahan yang mampu membuat sang anak tidak lagi ingin "ngentil/ngempeng/mimi". 

Berikut bahan yang bisa kamu coba:
  • lipstik
Coba oleskan lipstik merah kamu dibagian puting payudara. Perlihatkan pada anak saat dia sedang tidak haus. Ceritakan bahwa terdapat luka didaerah tersebut sehingga tidak mungkin bisa dihisap karna akan mengeluarkan darah jika dihisap. Cara ini ampuh banget untuk aku pribadi. Respon kyara saat itu hanya menangis sebentar (dia sedih karna waktu yang sering aku ingatkan dan dia takutkan datang :p), lalu dia mina air putih dan sampai saat ini dia tidak lagi minta nyusu deh.yess!
  • Minyak kayu putih
Oleskan minak kayu putih pada payudara. Bau yang muncul dari mnyak kayu putih cukup mengganggu jika terlalu dekat. Dan jika si anak tetap ingin mimi, rasa minyak kayu putih akan sangat mengganggunya apalagi saat tercampur asi (minyak kayu putih tidak berbahaya jika tertelan dalam jumlah yang sedikit)
  • plester
Tempelkan plester pada puting. Hal ini membuat bentuk dan tekstur berbeda dan membuat anak bingung dan aneh sehingga ia tidak meminta mimi
  • Jamu-jamuan
Bisa gunakan biji mahoni atau jamu brotowali. Bahan tersebut memiliki rasa yang sangat pahit dan meninggalkan rasa yang cukup lama pada lidah. Oleskan jamu-jamuan tersebut pada payudara, sehingga saat anak menghisap ia merasa kepahitan dan jera untuk mimi kembali. Jujur saja aku tidak tega melakukan yang ini,karna tidak siap melihat anak kepaitan dalam waktu yang lama. Tapi banyak orang yang berhasil dengan cara ini kok.

Kunci berhasilnya stop asi dari semua bahan tadi adalah selalu komunikasikan ke anak bahwa ia sudah besar. Sudah tidak pantas lagi untuk menyusui. Saatnya ia belajar banyak hal baru di luar sana untuk mengganti waktu miminya.


Setelah stop ASI, biasanya anak jadi semakin nafsu makan dan makin banyak minum loh..

Semoga bisa membantu yaa, selamat mencoba!
kalau ada tips lain, silahkan tulis dikolom coment, supaya kita sama-sama bisa berbagi dengan sesama yang butuh informasi soal ini. 



See you on my next post

KISS,


BRITANNIA 

You May Also Like

4 komentar

  1. Begini seharusnya tips untuk para bunda yang ingin "menyapih" anak!

    Terima kasih ya mom.. bermanfaat banget artikelnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih mas ari, senang bisa membantu..

      Hapus
  2. unch anak saya sudah 3 tahun tapi masih asi gimana yah caranya untuk stop???

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan coba tips diatas ya pak Aang, semoga bisa membantu. :)

      Hapus