Selasa, 29 September 2020

Agar si kecil aktif dan kreatif


Setiap orang tua pasti berharap anaknya dapat tumbuh dengan aktif dan kreatif. Untuk itu, perlu stimulasi yang tepat agar si kecil mampu mencapainya. Sebagai Mombassador SGM Eksplor, kami sering melibatkan website generasi maju dalam membantu proses tumbuh kembang si kecil. Disana ada pengenalan nutrisi, berbagai resep makanan, tips permainan yang tepat berdasarkan usia dan berbagai artikel lain yang akan mendukung si kecil menjadi anak generasi maju.

Salah satu artikel generasimaju.co.id yang menurut saya menarik perhatian saya, disana terdapat artikel cara mendidik anak agar kreatif dan aktif.

Dalam mendidik anak banyak dari kita sebagai orang tua, menuntut kecerdasan secara akademis saja. Sehingga banyak anak yang hanya senang bermain dianggap tidak pintar. Nyatanya hal itu tidak benar.anak aktif biasanya memiliki imajinasi yang hebat namun perkembangan teknologi dan gadget terkadang membuat kreatifitasnya tidak muncul.

Menangani anak aktif dibutuhkan kesabaran, ketelatenan dan konsistensi dari orang tua agar si kecil mampu menjadi anak aktif yang kreatif.

Berikut tips agar si kecil bisa aktif dan kreatif :

‌Jeli lihat potensi si kecil

Ketika anak aktif dalam hal panjat-panjat dan lompat-lompat, mungkin ia memiliki ketertarikan terhadap kegiatan yang bersifat gymnastik. Arahkan dengan memasukkannya ke kelompok gymnastik atau bisa juga, buat ruang khusus untuknya mengeksplor. Dengan menggunakan barang-barang seadanya di rumah, buatlah tempat bermainnya menjadi nyaman dan aman. Sehingga gerakannya bisa lebih terarah.

Jika anak suka air dan terlihat berani di pantai terbuka, bisa sering ajak anak berenang atau masukkan dia ke les khusus berenang.

‌Buat sikecil percaya pada kemampuannya sendiri

Saat si kecil berusaha melakukan hal yang tidak biasa ia lakukan sendiri, biarkanlah, sembari perhatikan keamanannya. Terkadang anak suka mengeksplor benda-benda yang ada di sekitarnya menjadi tidak sesuai fungsinya. kurangi melarang hal "unik" yang dilakukan si kecil selagi kegiatan tersebut tidak membahayakan dirinya dan lingkungan.

‌Beri apresiasi

Ketika keluarga terdekat bisa mengapresiasi "temuan" barunya, ia akan merasa dihargai dan berusaha terus melakukan hal-hal baru yang lebih baik setiap harinya.




‌Pancing ia untuk berpikir kreatif

Dengan membaca buku cerita kemudian minta dia agar mengulang cerita tersebut. Aku suka menanyakan kembali kepada anakku Kyara setelah ia membaca sebuah cerita. Apa isi dari buku tersebut? Apa yang didapat dari sana? Buat karangan cerita lain agar ia belajar berimajinasi dan cerita tersebut menjadi semakin berkembang.



Perkenalkan hal-hal baru yang ada disekitar. Coba tanya apa kegunaannya? Dan berbagai pertanyaan lain yang memancing dan membiasakannya berpikir out of the box.

 Kurangi menonton TV dan gadget

Perbanyak kegiatan yang melibatkan seluruh anggota badannya. Buat permainan menarik dan sederhana bersama keluarga. Seperti bermain peran, buat pertunjukan dan si kecil sebagai pemeran utamanya.beri ia panggung untuk mengeluarkan imajinasi yang ada di kepalanya.




Dengan memahami kita bisa mengerti,  memberi dukungan serta memberi apresiasi. Harapannya adalah dapat menjadikan si kecil aktif, kreatif dan menjadi anak generasi maju.

Senin, 21 September 2020

Apakah Masa Tua Pasti Akan Pikun?


Pasti kita sering menemukan cerita bahwa orang tua yang berusia lanjut mengalami pikun. Lupa akan apa yang baru saja ia lakukan, lupa dengan orang sekitar, atau bahkan terkadang lupa dengan anggota keluarganya sendiri. Tapi apakah hal ini normal dan pasti terjadi kepada mereka yang berusia lanjut?

Setiap manusia pasti ingin hidup sehat, tetap bisa aktif dan mandiri sampai tua. Namun nyatanya, dengan bertambahnya usia, kualitas hidup kita akan semakin menurun. Mulai banyak penyakit berdatangan dan jika sudah mengalami kepikunan akan membuat kita tidak lagi bisa mandiri untuk melakukan aktifitas dan harus bergantung dengan orang lain.



Dalam webinar kesehatan yang baru saja saya ikuti hari Minggu 20 September 2020 kemarin dalam rangka Festival digital bulan Alzheimer Sedunia, saya baru mengetahui bahwa Demensia Alzheimer atau biasa disebut “Pikun” menurut Dr Junita maja pertiwi Sp. S adalah Suatu kumpulan gejala klinis yang khas yang ditandai gangguan kognisi, prilakudan aktivitas kehidupan sehari-hari.

Dalam kehidupan sehari- hari, kita sering juga mengalami lupa akan suatu hal, seperti mencari kunci yang baru saja diletakkan, mencari kacamata yang ternyata ada di kepala dan masih banyak contoh kelupaan yang lainnya. Namun apakah itu termasuk gejala pikun?




Siapa saja yang beresiko terkena Demensia Alzheimer?

  1. Usia lanjut
  2. Diabetes melitus yang tidak terkendali
  3. Hipertensi
  4. Stroke dan Jantung koroner
  5. Kadar lemak tidak normal
  6. Obesitas
  7. Disfungsi thyroid
  8. Depresi
  9. Kekurangan fitamin B12
  10. Keturunan
  11. Merokok
  12. Kurang olahraga
  13. Pengaruh obat-obatan


Kenali gejala Pikun berikut ini, cek apakah sudah ada yang sesuai dengan kondisi anda?

  1. Gangguan daya ingat
  2. Disorientasi, bingung akan waktu (hari, tanggal), tidak tahu jalan pulang
  3. Menarik diri dari pergaulan
  4. Perubahan prilaku dan kepribadian
  5. Sulit melakukan pekerjaan yang familiar dan rutin
  6.  Kesulitan memahami visualspatial – sulit mengukur jarak, tidak dapat membedakan warna
  7. Sulit fokus
  8. Gangguan berkomunikasi- kesulitan bicara
  9. Salah membuat keputusan
  10. Menaruh barang tidak pada tempatnya

Cara terhindar dari Pikun



Mengobati pikun

Penyakit ini sebenarnya belum memiiki obat yang bisa menyembuhkan total, namun bisa mengurangi gejala, memperlambat perkembangan penyakit, membuat penderita dapat hidup semandiri mungkin serta beberapa penanganan yang harus dilakukan. Penganan mengatasi penyebab pikun, memberikan obat-obatan untuk memperbaiki gejala pikun dan meningkatkan fungsi otak, terapi stimulasi kognitif dan perawatan paliatif.


Mengapa menjadi penting untuk kampanye #Obatipikun saat ini?

Jadi Pikun itu bukan hal yang normal dalam proses penuaan. Pikun itu tidak wajar namun gejala dari penyakit Demensia Alzheimer. Dengan mengetahui gejala, cara penanggulangan dan juga pengobatannya, kita bisa mengusahakan untuk tidak mengalami hal tersebut nanti, mulai dari saat ini.

Tahun 2020 sudah lebih dari 50 juta orang yang mengalami Demensiadan terbanyak adalah Demensia Alzheimer yaitu 60-70%. Sehingga diperkirakan di tahun 2050 akan ada 131,5 juta orang akan mengalami Demensia.

Hal ini akan berpengaruh terhadap Kesejahteraan, usia harapan hidup, populasi usia lanjut dan masalah kesehatan lansia itu sendiri.


Untuk itu perlu sekali untuk mendeteksi dini apakah kita memiliki resiko tersebut. Dalam Webinar tersebut PERDOSSI yang disupport oleh PT Eisai Indonesia (PTEI)  meluncurkan aplikasi E- Memori Screening (EMS). Aplikasi ini yang mampu menjadi alat edukasi sekaligus bisa menjadi alat skrining Demensia dan sudah bisa di download secara gratis di Playstore maupun Appstore.




Dalam aplikasi ini terdapat artikel lengkap mengenai demensia, mampu menskrining dan terdapat deretori rumah sakit yang bisa dituju jika hasil skrining mengarah kepada gejala demensia. Sehingga si penderta bisa mendapatkan perawatan yang cepat, tepat dan dekat karena bisa disesuaikan lokasinya dengan yang terdekat dengan lokasi pasien.


Aplikasi ini mudah sekali digunakan, hanya dengan menjawab beberapa pertanyaan (dengan pilihan jawaban) dengan jujur sesuai kondisi yang sebenarnya. Kemudian akan muncul skornya. Jika hasil pemeriksaan/ skornya lebih dari 2, maka disarankan untuk segera menghubungi dokter. Cukup cari di Playstore atau appstore dengan nama EMS – Sahabat Kesehatan Otak Keluarga.


Keunggulan Aplikasi EMS

  • Mudah digunakan/ siapapun bisa menggunakan
  • Berisikan pertanyaan yang sudah ada pilihannya
  • Mobile friendly
  • Bisa digunakan untuk lebih dari 1 orang dalam 1 akun (bisa mengecek anggota keluarga lain)

Dengan aplikasi ini Kita bisa deteksi sedini mungkin, apakah kita memiliki resiko yang mengarah ke arah demensia. 

Semoga dengan membangun kesadaran masyarakat untuk menanggulangi gejala pikun sejak sejak dini, mampu membuat kehidupan lansia di Indonesia menjadi tetap sehat, menurunkan keluhan kesehatannya, tetap mandiri, aktif dan selalu produktif sehingga tidak ada ketergantungan terhadap orang lain.


Salam Senyum :)


 


 


  

Jumat, 18 September 2020

Kenali, Asah dan Kembangkan Potensi Prestasi Si Kecil



Setiap orang tua pasti mengharapkan anaknya menjadi Anak Generasi Maju yang hebat dan sukses di masa depannya. Namun tidak semua dari mereka mampu mengembangkan dan menstimulasi dengan baik potensi anak tersebut untuk bisa berkembang. Potensi prestasi setiap anak tidaklah sama, selalu unik dan berbeda-beda. Orang tua harus peka sedini mungkin untuk tahu kemana arah yang dituju anak selanjutnya.

Sebagai Mombassador SGM Eksplor, kami diperkenalkan dengan 5 Potensi Prestasi yang bisa diasah dan dikembangkan. Berikut 5 Potensi Prestasi dan aktivitas seru untuk tetap bisa menstimulasinya walaupun hanya dari rumah:

  1. Berpikir Kreatif

Lakukan aktivitas yang berbau seni, seperti menggambar, mewarnai, membuat prakarya sederhana dari barang- barang yang ada dirumah, seperti kertas bekas, kain, kardus, dan lain-lain. Pancing daya imajinasinya dengan membiarkan mereka membuat apa yang mereka mau, tentunya tetap dalam pantauan.



Si kecil yang sudah mulai mengenal profesi bisa di ajak untuk bermain peran. Minta dia menjadi profesi atau kegiatan yang ia sukai. Mengenalkan mereka dengan musik juga mampu memancing kreativiasnya. Bunda bisa ajak si kecil bernyanyi dan menari bersama.

Sempatkan mereka untuk bebas bermain dan bereksplorasi sendiri. Disitu bisa dilihat imajinasi mereka terhadap benda-benda dirumah yang mereka jadikan alat bermain sesuka mereka.


   2. Bantu Tumbuh Kembang

Tentunya selalu pastikan nutrisi yang mereka dapatkan setiap harinya terpenuhi, dengan selalu makan makanan yang sehat dan bergizi. Sebagai tambahan nutrisi, beri ia susu pertumbuhan SGM Eksplor 2 kali sehari.



Membiasakan untuk hidup sehat dengan berolahraga bersama. Banyak gerakan sederhana yang bisa dipraktekan untuk si kecil tentunya dengan menyesuaikan usianya ya bun.

   3. Mandiri

Targetkan mereka untuk bisa melakukan kewajibannya sesuai usianya. Seperti anakku Kyara yang menginjak usia 6 tahun. Ia sudah bisa melakukan banyak hal sendiri, seperti mandi, makan, membereskan mainan serta bukunya setelah digunakan, merapikan baju dan rambutnya sendiri. Beri ia kepercayaan untuk bisa melakukannya sendiri dengan dukungan dan apresiasi ketika dia berhasil melakukannya.


   4. Supel

Perbanyak anak untuk berinteraksi dengan temannya yang sebaya maupun berbeda usia dan bisa juga orang dewas, lalu mengajak anak untuk mengamati orang disekitarnya dan belajar bertoleransi dengan berbagai macam perbedaan yang ada.


   5. Percaya diri

Beri ruang untuknya mengembangkan rasa percaya dirinya dengan memberi kesempatan ia menunjukkan keterampilannya, apapun itu sekecil apapun itu. Jangan lupa untuk memberikan apresiasi untuknya, seperti beri perhatian saat ia tunjukkan kebolehannya sudah menjadi, beri tepuk tangan dan bisa juga memberikan komentar membangun agar dia terpacu untuk selalu lebih baik.



Seperti yang kita semua tahu, PT Sari Husada selalu mendukung tumbuh kembang dan Prestasi Anak di Indonesia salah satunya dengan mengadakan kompetisi #PrestasiGenerasiMaju. Cukup ceritakan bagaimana cara bunda menstimulasi Potensi Prestasi si kecil agar bisa jadi Anak Generasi Maju. Lalu share di sosial media bunda. Syarat dan ketentuan lengkapnya bisa klik link ini ya

Dapatkan kesempatan untuk memenangkan Paket Edukasi Generasi Maju dari SGM Eksplor. 

Good Luck!


Salam Senyum :)

Selasa, 01 September 2020

Pengalaman mengikuti short course di The British Institute (TBI) Dago



Sudah bulan ke 6 ya kita hidup dengan banyak keterbatasan seperti ini. Kita tidak bisa seleluasa dulu untuk pergi ke suatu tempat. Bahkan hanya sekedar beli sayuran saja kita harus jaga jarak dengan orang sekitar dan menggunakan masker demi saling menjaga dari serangan virus Corona. Sangat berusaha untuk tidak mengeluh dan mengalihkan kejenuhan ini dengan tetap produktif dan melakukan hal positif lain.
Seperti pada tanggal 24-26 Agustus 2020 lalu nih,  aku dan beberapa teman blogger lainnya mendapat kesempatan untuk mengikuti kursus singkat bahasa Inggris di TBI (The British Institute)  secara Online dengan tema yang disesuaikan dengan kami yang bekerja sebagai penulis yaitu “Blogger Creative Writting” . Program ini diselenggarakan oleh Komunitas Indonesian Social Blogerpreneur (ISB) kepunyaan blogger senior kita Teh Ani Berta.

Wah.. Senang sekaligus degdegan deh rasanya. Senang karena terpilih untuk mendapat kesempatan ini dengan cuma- cuma alias Free. Degdegan karena sudah lama sekali kan lepas dari kegiatan belajar formal seperti ini, dan dengan menggunakan bahasa Inggris pula. Haha.

Sebelum kursus dimulai, kami diminta untuk mengerjakan placement test secara online juga pastinya. Terdiri dari 100 soal pilihan ganda yang lumayan bikin otak muter. Sebenarnya tesnya bahasa Inggris dasar ya, namun karena jumlahnya yang cukup banyak dan sudah lama tidak mengikuti ujian (terakhir saat kuliah di 2011, lama sekali ya) jadi ya lumayan pusing juga. Hehe.

Karena kursus ini menggunakan metode jarak jauh (online) maka kami diberitahukan untuk mempersiapkan aplikasi yang akan dibutuhkan saat proses belajar nanti. Sebagai media komunikasi antara guru dan para murid kami menggunakan aplikasi zoom. Sedangkan sebagai media untuk menyampaian materi, tugas dan lainnya kami menggunakan Google classroom.
 

Waktu belajarpun tiba

Disini ada dua teacher yaitu mrs. Grase dan Mrs Irtis. Mereka menyapa dengan ramah dan kita saling berkenalan satu sama lain. Mereka sangat jelas dan asik dalam menyampaikan materi sehingga mudah untuk dipahami. Lebih terasa seperti antar teman dibandingkan dengan guru dan murid. Tentunya selama kursus berlangsung, kita semua wajib menggunakan bahasa Inggris ya.

Suasana kelas terasa sangat cair, teacher TBI mampu membuat kami yang tegang menjadi relaks dan siap untuk menerima materi. Awalnya agak takut saat mulai ngobrol, karena sibuk memikirkan apakah Grammar-ku benar atau tidak, namun teacher membuat kita untuk berani bicara. Karena banyak orang yang tidak berani aktif menggunakan bahasa Inggris karena takut salah susunan katanya.

Jika kami salah dalam pengucapan pun, teacher membetulkan dengan cara yang asik sehingga kami tidak merasa disalahkan. Disini belajar bahasa Inggris menjadi tidak sehoror itu loh.

Proses belajar tidak hanya satu arah, kami juga sering dipancing untuk mengemukakan pendapat. Setelah materi selesai disampaikan, mereka mengadakan quiz yang seru dan berkaitan dengan materi yang telah disampaikan sebelumnya. Dari 10 orang, kami dipecah menjadi tiga kelompok untuk mengerjakan quiz tersebut.



Dibantu dengan breakroom dari aplikasi zoom, kami bisa fokus di kelompok kami masing-masing untuk mengerjakan quiz tersebut tanpa bisa menyontek dengan kelompok lain. Teacher sesekali kontrol setiap kelompok untuk melihat perkembangan kami. Seru sekali deh, kami berpacu dengan waktu dan soal.

Dari 3 hari pertemuan, kami mendapat 2 jam waktu belajar dalam setiap kali pertemuan, dan ini sama sekali tidak terasa karena sangking serunya. Pelajaran yang kami dapat adalah seputar merieview produk, review restaurant, review component dan juga Grammar penunjangnya. Ini sangat relead dengan pekerjaan kami sebagai blogger.

Setelah selesai, teacher akan memberikan tugas yang harus diselesaikan sebelum pertemuan selanjutnya. Dan setelah kita kumpulkan tugas, kita mendapat feedback dari teacher sehingga kita tahu dimana letak kesalahan dan bisa belajar dari situ.
 

Alasan mengapa pilih TBI sebagai tujuan kita belajar Bahasa Inggris

  • TBI adalah tempat kursus Bahasa Inggris yang terdepan dan pertama di Indonesia dengan mutu  dan kualitas yang sangat baik.
  • Memiliki tenaga pengajar asing maupun lokal dan semuanya telah memenuhi syarat kualifikasi yang sesuai dengan standar internasional
  • Satu satunya institusi pelatihan Bahasa Inggris di Indonesia yang disertifikasi oleh the University of Cambridge English, untuk menjalankan kursus pelatihan CELTA (Certificates in Teaching English to Speakers of Other Languages)
  • TBI selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam pelatihan guru dan menjadi yang terdepan dalam segala metodologi pengajarannya.
  • Sangat terpercaya untuk persiapan tes IELTS dan TOEFL.
  • Program teacher training dilakukan secara rutin di setiap bulan.
  • Metode dan materi pengajaran TBI selalu up-to-date.
  • Terpercaya oleh banyak perusahaan - perusahaan besar.
  • Terpercaya oleh beberapa universitas untuk program wajib persiapan tes TOEFL sebagai salah satu syarat kelulusan mahasiswa/i.
  • TBI Menerapkan sistem pengajaran yang praktis, relevan, menyenangkan dan dinamis.
  • Jadwal kelas dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan karena TBI memiliki kelas dari Senin sampai dengan Sabtu mulai pukul 10.00 – 21.00.
  • Belajar dapat dilakukan dimana saja karena TBI memiliki kelas yang dapat diakses secara online/ digital learning.
  • Biaya kursus yang terjangkau.
 
Menghadapi persaingan global, kita dituntut untuk mampu bersaing agar bisa sukses. Salah satu caranya adalah dengan menguasai bahasa asing terutama bahasa Internasional (bahasa Inggris) sebagai 2nd language- nya. Bahasa Inggris pasti dibutuhkan untuk siapa saja, tidak peduli tua dan muda, jika ingin maju ya harus bermodalkan kemampuan bahasa asing yang baik dan ini bisa digunakan seumur hidup.
 
 

TBI memiliki banyak pilihan Lokasi untuk kursus yang bisa kamu sesuaikan dengan tempat tinggalmu, diantaranya:

  • Jakarta: Pondok Indah / Kuningan / Kelapa Gading
  • Cibubur
  • Depok
  • Tangerang : BSD / Gading Serpong
  • Bandung : Dago / Festlink / Jatinangor
  • Malang
 

TBI memiliki beragam pilihan Program Kelas dengan menyesuaikan usia, kemampuan (berdasarkan hasil placement test di awal) dan bisa juga disesuaikan dengan kebutuhan, yakni:

  • Children
  • Pre Teen
  • Teen
  • Global English
  • Exam Preparation for TOEFL or IELTS test
  • Workshop
  • In-House Training
  • Private Class
  • Blended Learning
  • Online Learning
  • Teacher Training
 

Aktifitas yang sering diikuti TBI antara lain:

  • Supporting acara - acara pendidikan, pentas seni, bundling program dll.
  • Special Promotion (Back to School, Back to Campus, TBI Anniversary, Year End dll).
  • All Year Programme (Pay one level get special discount, harga khusus untuk anggota keluarga, group promo dll).
  • Car Free Day
  • Workshop gratis untuk sekolah, perusahaan, universitas, dan lembaga-lembaga pemerintahan maupun pendidikan.
  • Bekerjasama dengan Indosat untuk program acara Ranking 1.
  • Aktif melakukan exhibition di mall-mall dan sekolah dan atau universitas 
Oia, Tahun ini TBI menginjak usia ke-36 loh, ini bukan waktu yang sebentar dalam memberikan pelayanan yang luar biasa terhadap seluruh muridnya. Dalam rangka ulang tahunnya tersebut, TBI mengadakan beberapa kompetisi seperti lomba menulis, membuat vlog, kompetisi video dan lain lain. Agar murid- murid menjadi semakin bersemangat dalam meningkatkan tingkat Bahasa Inggris mereka dengan cara cara yang menyenangkan.
 
Buat kamu yang masih ingin mengikuti kursus ini namun ingin melakukannya di rumah  saja karena masa Pandemik ini, kamu bisa pilih kelas Online seperti yang aku ikuti ini. Jangan khawatir, karena materi tetap maksimal disampaikan oleh teacher yang sangat profesional pastinya.

Jika tertarik untuk ikut belajar Bahasa Inggris dengan suasana yang menyenangkan di TBI, sebentar lagi akan ada promo spesial nih yaitu Back to Campus dengan Special Discount hingga 20% + lucky dip (Study Voucher, Merchandise, dll) khusus di bulan September 2020, jadi jangan sampai kelewatan ya. Atau kamu mau tanya- tanya dulu, bisa hubungi nomor 08122-046-937 atau bisa email ke info@dago.tbi.co.id. Kamu juga bisa lihat informasi lebih lanjut di www.tbi.co.id dan juga bisa intip sosial media TBI di Instagram dan Facebook.

Jangan merasa tua atau terlambat untuk belajar. Karena ilmu tak mengenal usia dan bisa dipakai seumur hidup. Untuk para orang tua, kita bisa wariskan ilmu yang kita punya untuk anak kita. Jadi tidak ada yang sia-sia untuk belajar.

Salam Senyum :)