Jumat, 26 November 2021

Kusta bukan Kutukan





Kesehatan adalah hak dan pelayanan dasar yang harus dipenuhi negara untuk warganya. Seperti yang tercantum dalam UU no 39/ tahun 2009 tentang kesehatan, perlu diselenggarakan secara berkeadilan dan tidak diskriminatif. Artinya setiap warga negara, tak terkecuali penyandang disabilitas termasuk orang dengan atau yang pernah mengalami kusta, mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu.

Namun tentunya hal ini tidak mudah untuk berjalan semestinya. banyak tantangan dan keterbatasan sumber daya membuat pelayanan kesehatan seringkali belum aksesibel bagi mereka.

Hari Kesehatan Nasional yang jatuh setiap tanggal 12 November, menjadi momentum yang pas untuk mengingatkan kita mengenai pentingnya kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. termasuk menyetarakan penderita kusta untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.


Kusta Penyakit Kutukan?

Stigma tersebut yang membuat si penderita ragu/ malu untuk memeriksakan penyakitnya sehingga penularan Kusta di Indonesia terus ada. 

Kusta atau lepra merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri ini bisa menular dari satu orang ke orang yang lain melalui percikan cairan dari saluran pernapasan (droplet) yaitu ludah atau dahak yang keluar saat batuk atau bersin. Namun nyatanya penularan ini bisa terjadi kepada orang-orang yang memiliki kontak erat dengan si penderita dalam jangka waktu yang lama (bersentuhan lebih dari 20 jam dalam waktu seminggu). sangat jauh rate penularannya jika dibanding dengan Covid 19. Misalnya dari 100 orang yang terekspose penyakit kusta, hanya 5 yang mungkin terinfeksi dan hanya 3 yang mungkin bisa menjadi penyakit.

kemampuan menularkan dari dosis pengobatan pertama dalam waktu 72 jam bisa turun sampai tinggal 20% kemungkinan untuk menularkan. Sehingga sangat tidak benar bahwa Kusta adalah penyakit kutukan. Kusta bisa disembuhkan jika cepat ditangani.

KBR lewat talk show nya Ruang publik tanggal 24 November 2021 kemarin, secara khusus membahas tentang "Bahu membahu untuk Indonesia sehat dan bebas kusta".

untuk penanganan penyakit ini, diperlukan banyak kontribusi masyarakat agar agar para penderita bisa membuka diri agar bisa segera memeriksakan diri dan menghentikan penularannya.


Banyak pihak yang sama-sama bersinergi memberantas kusta, baik dari pemerintah, dinas kesehatan, organisasi-organisasi dan lainnya.


program-program berikut yang sedang dilakukan NLR Indonesia sebagai bentuk upaya meningkatkan awareness masyarakat kepada penyakit Kusta,  disampaikan oleh Dr. Febrina Sugianto sebagai Junior Technical advisor NLR Indonesia dalam talkshow tersebut.

1. mengadakan lomba suara untuk Indonesia bebas kusta

menargetkan orang-orang penderita kusta, yang pernah kusta dan juga penyandang disabilitas karena penyakit kusta mengirimkan karyanya, seperti artikel, foto maupun video pendek yang sudah berlangsung sampai dengan 28 November 2021. Info lomba bisa di cek di media sosial NLR dan KBR.

partisipasi masyarakat dan meningkatkan awarness agar semakin banyak orang mengerti sehingga semakin banyak penemuan kasus aktif Kusta oleh banyak orang.

2. Virtual run

untuk mengkampanyekan kesehatan dan kesadaran terhadap downsyndrome. jadi selain menargetkan kusta juga downsyndrome. terutama jika ada pasien yang mengalami keduanya.

3. Workshop rutin mingguan selama November bagi orang tua anak dengan kusta atau orang tua anak dengan disabilitas tentang pengasuhan dan kebutuhan anak terjamin

4. mendukung pemerintah untuk pencegahan Covid 19 dengan menyediakan dan mendistribusikan media edukasi yang menyasar anak, tenaga kesehatan anak dan masyarakat umum, khususnya di 34 Kabupaten dan kota yang disuport NLR.

5. kampanye penyadaran, awareness reasing dari lepresi kontrol program yang ditujukan bagi tenaga kesehatan atau masyarakat umum. berdasarkan survei ternyata stigma terhadap kusta masih tinggi di kalangan tenaga medis.


Tujuan utama NLR Indonesia adalah Indonesia bebas Kusta, semua harus memainkan peran untuk mencegah penularan Kusta, mencegah disabilitas yang disebabkan oleh penyakit tersebut dan menghentikan stigma dan diskriminasi yang timbul akibat kusta dan disabilitas.


PT Dahana selaku BUMN yang memiliki Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) juga berpartisipasi dalam sosialisasi tentang penyakit ini. Pak Eman Suherman S.Sos sebagai ketua TJSL PT Dahana (Persero) mengatakan bahwa tahun ini terlibat aktif dalam penanggulangan penyakit kusta dan penyandang disabilitas, bekerjasama dengan puskesmas dan kader-kader kesehatan di level desa mengadakan pengobatan gratis. Jadi 1 penderita kusta dilakukan treasing sebanyak 20 orang.


PT Dahana juga menyediakan bantuan alat pelindung diri sebagai sarana untuk kegiatan para penyandang disabilitas dengan bekerjasama juga dengan SLB. kedepannya akan ada pemberdayaan masyarakat penyandang disabilitas, memberikan fasilitas penunjang usaha sesuai bidang yang digelutinya dengan pemberian dana bergulir agar mandiri dari sisi ekonomi.


Pemerintah saat ini sudah cukup serius dalam pemberantasan Kusta, dilihat dari alokasi anggaran yang selalu naik setiap tahunnya. program nasional , dinas kesehatan propinsi sampai kabupaten sudah ditunjuk penanggungjawabnya masing-masing. Sebelum pandemi hal ini aktif melakukan berbagai program dan implementasi programnya berjalan dengan baik. Namun saat pandemi seperti ini banyak mengalami banyak kendala karena harus banyak mengikuti protokol kesehatan yang menghambat berbagai akses tracing (pelacakan).


Lalu apa yang bisa kita lakukan?

1. kenali Kusta

apabila ditemukan bercak pada kulit dan jika disentuh tidak ada rasa (mati rasa/ seperti di anestesi), warnanya hypopigmentasi (putih atau merah), segera konfirmasi ke puskesmas terdekat.

2.Support

jika sudah ada keluarga/ kerabat yang mengetahui ada anggota keluarganya yang terkena kusta, segera arahkan untuk melakukan pemeriksaan dan kemudian dilakukan proses tracing.

peran keluarga juga penting dalam penyembuhan pasien kusta. pasien butuh support untuk melakukan pengobatan dan menjaga mentalnya agar bisa tetap semangat dalam pengobatannya. dengan cara membuat suasana keluarga nyaman, tidak mengasiani apalagi menjauhi pasien.




Pengobatan kusta

kusta ada 2 tipe, yaitu:

1. Pausi Basiler/ kuman sedikit

dilakukan pengobatan selama 6-8 bulan. dengan meminum  6  strip yang harus dihabiskan 

(1 strip berisi 30 obat diminum setiap hari selama 30 hari)


2. Multi Basiler/ kuman banyak

dilakukan pengobatan selama 12-18 bulan. dengan meminum  12  strip yang harus dihabiskan 

(1 strip berisi 30 obat diminum setiap hari selama 30 hari)


sehingga perlu ditekankan bahwa KUSTA BISA SEMBUH asalkan melakukan pengobatan secara tuntas.


semakin banyak orang yang mengenal penyakit kusta, maka semakin banyak orang yang bisa mendeteksi dini penyakit tersebut. pengetahuan soal gejala awal dan penularan bisa cepat diantisipasi. masyarakat juga tidak lagi menghubung-hubungkan penyakit ini dengan penyakit kutukan atau dosa. Partisipasi dan kontribusi masyarakat sangatlah dibutuhkan sehingga para penderita kusta bisa cepat mendapatkan pertolongan medis, cepat disembuhkan dan menghentikan penularannya. penanganan kusta harus cepat, agar terhindar dari disabilitas fisik atau mental para penderitanya.


Selasa, 14 September 2021

Laptop Workstation Untuk Dunia Digital

 


Kemajuan teknologi sangat memudahkan kita dalam mengerjakan berbagai kegiatan. Jika digunakan dengan tepat maka kita bisa mendapatkan efisiensi waktu, tenaga dan juga biaya untuk melakukan berbagai kegiatan dan pekerjaan.

Kemajuan teknologi saat ini memberikan kesempatan kerja yang lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kalau dulu yang bekerja hanya yang memiliki pendidikan dan kantor saja. Sekarang siapapun bisa bekerja. Bahkan anak-anak sekalipun sudah bisa menghasilkan uang dan karya hanya dari Rumah.

Peluang kerja yang sedang marak saat ini salah satunya adalah di industri sosial media. Berbagai sosial media bisa menjadi ladang penghasilan dengan membuat konten, baik tulisan, grafis, foto maupun video, yang bisa di distribusikan di youtube, instagram, TikTok, Blog dan lain sebagainya.

Aku juga termasuk yang mencari peluang di sosial media dengan menjadi konten kreator. Dengan ngonten di Rumah aku bisa mencari cuan sambil ngasuh anak dan ngurus Rumah.

Untuk mengikuti peluang tersebut, apa nih yang harus disiapkan?

Selain bakat dan niat yang kuat, tentunya kamu harus punya perangkat lunak yang mumpuni. Yang memiliki performa terbaik dan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhanmu. Sehingga bisa membantu mengembangkan karir dan bisnismu.

Beberapa spesifikasi wajib yang harus ada di perangkatmu

  • Memori dan RAM besar

data dan hasil animasimu perlu ruang simpan yang nggak sedikit loh. Ini juga mempengaruhi performa komputer/ laptop kamu

  • Komputer harus memakai kartu grafis Nvdia Quadro atau Radeon Fire Pro

untuk mendukung kegiatan animasi dan videomu agar jadi lebih mudah

  • Daya tahan baterai yang kuat

cari yang baterainya kuat, tahan lama dan proses pengisian daya baterainya singkat

  • Disain keren

Pernah dengar ujaran pengacara kondang, Hotman Paris bahwa “Penampilan bukan untuk pamer, tapi untuk meyakinkan klien saya”. Penampilan mencoloknya ternyata bertujuan untuk memberi pengaruh pada sisi psikologis orang (klien), terutama orang asing. Sehingga membuat orang lebih yakin dan percaya kepadanya.

Ini membuktikan bahwa pakaian dan barang yang kita gunakan bisa membuat orang mempercayai kredibilitas kita, dan tentunya ini akan mendukung kemajuan bisnis dan karir nih. Bukan berarti harus pakai barang mahal ya. Lebih kepada barang yang berkualitas yang mampu menunjang pekerjaanmu.

  • Fleksibel 

Alangkah menyenangkannya jika pekerjaanmu bisa dilakukan dimana saja, untuk itu perlu perhatikan perangkat yang punya keempat spesifikasi diatas dan juga bisa dibawa kemana-mana.

Jadi perangkat apa nih cocok?

Jawaban dari pencarian ini adalah mobile workstation.

Apa tuh mobile workstation?

Perangkat lunak yang spesifikasinya seperti perangkat dekstop/ komputer, namun desainnya lebih slim dan bisa dengan mudah dibawa kemanapun. Bisa juga disebut dengan Komputer jinjing.

Laptop mobile workstation mampu memenuhi kebutuhan profesional untuk pekerjaan di dunia digital, seperti animator, conten creator, web engineer dan lain sebagainya. Karena memiliki kemampuan prosesor grafis yang cepat, CPU yang kuat, dan memiliki memori tambahan.

HP Zbook Firefly 14 G8 Mobile Workstation

Dan aku pilih HP Zbook Firefly 14 G8 Mobile Workstation. Pertama aku langsung jatuh cinta dengan desainnya yang elegan dan praktis.




Dengan berat hanya 1,35 Kg, Ternyata PC workstation HP ini tercipta dari bahan daur ulang loh. Casing speaker terbuat dari sampah plastik yang menumpuk di lautan, dengan plastik daur ulang bekas paka. Inovatif!

Tampilan visual yang super jernih dan tajam dengan resolusi FHD. Nyaman juga untuk berlama-lama ngedit atau nonton karena layar ini anti silau namun gambar yang dihasilkan tetap cerah.

Yang terpenting dari ibu bekerja seperti aku yang kerjanya dirumah nih, Keyboardnya nggak berisik dan ada lampu di latarnya. Jadi kalau harus kerja dimalam hari diwaktu anak-anak tidur bisa banget, karena mereka nggak akan terbangun karena dengar suara berisik tak tik tak tik. Hhiii.

HP Zbook Firefly 14 G8 Mobile Workstation ini juga fast charge. Daya bisa diisi ulang dengan sangat cepat, mulai dari 0% hingga 50% hanya membutuhkan waktu 30 menit.

Synnex Metrodata Indonesia

Untuk memperoleh laptop desain terbaik ini, aku pilih Synnex Metrodata Indonesia sebagai distributor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang terbaik dan terpercaya. Synnex Metrodata Indonesia juga yang paling efisien  dan bernilai tambah yang tinggi di Indonesia.



Di Synnex Metrodata Indonesia kamu bisa dapat berbagai TIK seperti smartphone, laptop, komputer, scanner dan lain sebagainya. Kamu juga bisa dapatkan laptop desain terbaik seperti HP Zbook Firefly 14 G8 Mobile Workstation disana.

Jumat, 10 September 2021

Sundance Film Festival: Asia 2021 sebentar lagi, yuk ikut ramaikan!



Ada kabar gembira nih untuk kamu para penikmat film dan sineas Indonesia. Tanggal 23-26 September 2021 ini, perdana akan diadakan Sundance Film Festival: Asia 2021

Festival ini merupakan kompetisi para sineas film untuk menunjukkan taringnya. Dimana pada acara tersebut, akan menampilkan 8 film pendek terbaik yang sudah melalui kurasi oleh tim program Sundance Film Festival: Asia 2021 bersama dengan XRM Media dan IDN Media.

 



Selain untuk ajang kompetisi, disana juga ada program diskusi panel yang akan mengangkat banyak topik terkait industri perfilman, dengan dihadiri para pembicara terkemuka dari komunitas film lokal dan Internasional. Para talenta perfilman di Asia Tenggara juga akan dibina melalui intensive workshop yang akan diadakan pada kesempatan yang sama.  Yey ! pasti seru banget nih.

 

Sundance Film Festival: Asia 2021 akan diadakan secara virtual, tiket digital akan tersedia mulai Rabu, 15 September 2021 dan dapat dibeli di http://sundancefilmfestivalasia.org/

 

Berikut ini 4 Film Naratif dan 4 Film Dokumenter yang terpilih untuk Festival perdana ini:



Program ini akan disiarkan secara langsung di TikTok (@SundanceFFAsia) dan juga Sundance Collab, catat tanggal dan waktu siarnya ya.


Film Outlook 

Pembicara: Mira Lesmana (Pendiri Miles Film), Angga Sasongko (Pendiri Visinema Picture) dan Chan Parwez (Presiden Direkture Starvsion)

Mereka akan berbagi cerita bagaimana dapat bertahan, mulai dari masa keemasan industri film Indonesia, di era pandemi, hingga ledakan fantastis yang kemungkinan bakal terjadi paska pandemi.

*Diskusi ini akan disiarkan langsung di TikTok (@SundanceFFAsia) hari Kamis, 23 September 2021 pukul 11.00 WIB


Women in Film Industri

Pembicara: Nia Dinata (Pembuat film Berbagi Suami), Gina S Noer (Penulis naskah Film Habibie Ainun), Susanti dewi (Produser Film Moammar Emka’s Jakarta Undercover), Sue Turley (SVP of XRM Media) dan Amanda Salazar (Head of Programming and Acquisitions of Argo)

Mereka akan bebagi pengalaman saat pertama kali bergabung dan bertahan di industri yang didominasi oleh laki-laki ini.

*Diskusi ini akan disiarkan langsung di TikTok (@SundanceFFAsia) hari Kamis, 23 September 2021 pukul 15.00 WIB


The Directors – Festivals and the Pathway to Success

Pembicara: Joko Anwar (Perempuan Tanah Jahanam), Edwin (Pemenang penghargaan Golden Leopard: Seperti dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas) dan Yosep Anggi Noen (Hiruk Pikuk si Alkisah)

Dengan di moderatori oleh Fajar Nugros (Head of IDN Picture), mereka akan berbagi pengalaman tentang bagaimana festival dapat meampilkan hasil karya mereka ke dunia.

*Diskusi ini akan disiarkan langsung di TikTok (@SundanceFFAsia) hari Jumat, 24 September 2021 pukul 15.00 WIB





Percakapan dengan Sundance Film Festival: Asia Dokumentary Filmmakers

Pembicara: Rintu Thomas & Shusmit Ghosh (Writting With Fire), Debbie Lum (Try Harder!) dan Heidi Zwicker (Programmer senior Sundance)

Selain berbicara mengenai pembuatan film dokumenter mereka juga akan berbagi pengalaman saat membuat film, benefit yang didapat dari membuat film dengan meluncurkan karya mereka di festival online, serta saranbagi para calon filmmaker yang berfokus pada film bergenre non-fiksi.

*Diskusi ini akan disiarkan langsung di Sundance Collab hari Sabtu, 25 September 2021 pukul 11.00 WIB


Indonesian Short Filmmaking

Pembicara: Wregas Bhanuteja (Alumni Sundance Film Festival, Film Tak Ada Yang Gila Di Kota Ini), Aditya Ahmad (Film Kado) dan Producer Meiske Taurisia (Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas)

Dengan dimoderatori oleh mantan programmer Sundance Film Festival Shorts dan head of Features Perfect Storm Entertainment Ernesto Foronda. Para sutradara dan produser film pendek ini akan berbagi dan diskusi bagaimana kesuksesan film pendek dapat melahirkan karya sinematik yang futuristik.

*Diskusi ini akan disiarkan langsung di Sundance Collab hari Jumat, 17 September 2021 pukul 10.00 WIB


Short Film Competition Jury Award for best Short Film Competition 

Kompetisi ini bertujuan untuk menemukan, membina dan memberikan panggung bagi bibit-bibit baru, serta memperkenalkan mereka ke kancah global. sudah lebih dari 160 film pendek yang sudah diterima dan diseleksi. Kemudian sudah dipilih 10 finalis terbaik.

*Akan diumumkan di TikTok live streaming (@SundanceFFAsia) hari Sabtu 25 September 2021. 


Sundance Film Festival: Asia Intensive Program

Banyak komunitas regional yang ingin dijangkau melalui program ini. Pelatihan intensive akan dilakukan selama 2 hari secara virtual. Pelatihan akan dirancang secara personal dan khusus, dengan tujuan untuk menemukan bakat-bakat baru di Asia Tenggara dan menghubungkan mereka kepada para pakar di industri perfilman. Filmmaker yang telah mendaftar dan terpilih untuk mengikuti program ini adalah Lucky Kuswandi (Indonesia), Sabrina Rochelle Kalangie (Indonesia), Khozi Rizal (Indonesia), Sonny Calvento (Filipina), Kris Ong (Singapura) dan Lomorpich Rihy (Kamboja). 


Informasi Tiket

Buat kamu yang tertarik mengikuti serangkaian acara Sundance Film Festival : Asia 2021, kamu bisa beli tiket digital yang akan tersedia mulai Rabu, 15 September 2021 dan dapat dibeli melalui http://sundancefestivalasia.org/ 

Harga Tiket

  • Rp. 30.000 - Tiket Single Screening

  • Rp. 85.000 - Tiket Explorer untuk akses ke semua screening

Jangan sampai ketinggalan event seru ini ya dan juga ramaikan sosial media kamu dengan menggunakan hastag #SundanceAsia

Salam Senyum