YUK NAIK BIS!

by - Juli 20, 2017





Aku mau cerita sedikit nih soal pengalamanku yang selalu berkutat di jalanan. Sekedar info, aku tuh mamak dari satu orang anak yg juga bekerja di jakarta. Senin-jumat aku bolak balik dari Cikupa tangerang - jakarta barat (Disini ada yang tau cikupa??hhaa). Dari setiap perjalananku ini sudah banyak hal yang bisa dinikmati (karna kerja adalah ibadah jadi harus selalu dinikmati dan disyukuri kan yaa? hmm). Di jalanan, aku ketemu banyak orang dengan tipe dan kepentingannya masing-masing, Ketemu banyak kendaraan dengan berbagai rupa dan ketemu banyak debu juga pastinya. ;)

sebelah kanan merupakan Jalan TOL arah Tangerang - Jakarta,
Jika jam pulang kantor kemacetan  ada di kedua sisi jalan tol ini. didominasi mobil pribadi kan.


Transportasi aku untuk menuju kantor dan sebaliknya juga beragam, aku pernah naik mobil pribadi, bis, angkot, metromini dan juga ojek online, lengkap yak. Kadang kalau senggang ya aku naik kendaraan umum (bis, angkot/ojek online), tapi kalau sudah mepet waktunya baru aku putusin untuk naik kendaraan pribadi (mobil, karna jaraknya yg jauh jadi gak mungkin aku naik motor yaa). Semua kendaraan punya kekurangan dan kelebihannya sendiri.



Ini aku coba gambarkan perbedaannya, lumayan banget loh beda ongkosnya, hampir 3x lipat. bisa ditabung buat jajan anak. ;)


Karena aku sudah merasakan hampir semua transportasi umum yang ada, aku bisa menarik kesimpulan, kenapa banyak orang lebih memilih naik kendaraan pribadi dari pada transportasi umum. 

Karena transportasi umum di Indonesia tidak memiliki hal hal berikut:


1. Transportasi umum yg datang teratur dan tepat waktu
gak ada angkutan umum yang bisa menjanjikan kita untuk datang dan mengantarkan kita ke tempat yang dituju tepat waktu. karena macet, ngetem, dll. beda banget sama negara-negara tetangga yang sudah menyediakan hal ini.

2. kenyamanan
Kenyamanan yang hakiki saat diperjalanan adalah gak ada asap rokok! Ini yang belum bisa diterapkan di dunia perAngkotan dan perBisan. Kondisi kursi yang sudah lapuk dan AC yang kurang dingin juga sering aku jumpai.
belum lagi aroma semerbak saat berhimpitan di jam pulang kantor.hmmm

3. keamanan
Bukan rahasia lagi kalau copet pasti ada di kumpulan orang banyak. Kondisi mesin angkutan umum juga kurang dirawat, sehingga banyak ditemui angkutan yang mogok, kecelakaan karna rem blong sampai ada yang bahkan kehabisan bensin (bensin aja gak diperhatiin bro!).

4. tarif sesuai
Gak harus murahan banget sih, kalau nyaman dan aman kita pasti rela bayarnya. kalau bisa sih aman, nyaman dan murah yaa..

5. tidak praktis
Kalau naik kendaraan pribadi, kita gak akan tu ribet-ribet buat gonta ganti beberapa kendaraan umum untuk sampai ke tempat tujuan.







sekarang kondisi jalan raya sudah seperti parkir mobil berjamaah. Macet tidak lagi mengenal hari maupun jam kerja. Hari sabtu dan minggu yang dulu bikin jalanan lenggang, sekarang sudah tidak berlaku. Jalan tol yang harusnya merupakan jalur bebas hambatanpun tak luput dari hambatan (macet maksudnya). Jujur aku kadang suka sebel kalau liat mobil pribadi yang isinya cuma ada 1 orang (kadang aku juga gitu sih kalo darurat). dia ikut ngantri dikemacetan. Dan itu banyak jumlahnya loh. Coba kalau 10 aja dari mereka taruh mobilnya di rumah, lalu beralih naik bis, pasti jalanan sedikit lebih lengang, apalagi kalau bisa lebih dari itu. tempat untuk pejalan kaki juga nyaris tidak ada. trotoar yang harusnya hanya dilewati pejalan kaki, malah disalahgunakan fungsinya sebagai tempat berjualan. 


Memang sih, kenyamanan dan keamanan di angkutan umum masih sangat minim, tapi kita bisa ciptain sendiri kok keamanan dan kenyamanan sesuai yang kita mau, dimanapun itu.

Hal-hal yang biasanya aku lakuin kalau naik kendaraan umum:

- Pakai masker 
Untuk cegah debu dan polusi masuk langsung ke hidung kita. kalau bahan masker kamu kain, jangan lupa rutin dicuci ya, biar gak jerawatan. kalau yang sekali pakai, ya jangan dipakai berkali-kali, karna pasti sudah full debu disitu.

- Gunaan pakaian dan tas yang nyaman (gak ribet)
Kalau bisa pakailah celana,karna gerakan kita lebih fleksibel dan nyaman juga kan. Untuk tas, aku prefer pakai 1 tas tapi semua barang sudah masuk disitu, jadi gak ribet dengan banyak tentengan. Biasanya yang terlihat ribet jadi sasaran empuk pencopet. Karna fokus mereka terbagi-bagi dengan banyaknya barang bawaan mereka sehingga pencopet lebih mudah beraksi.

- Siapkan uang receh ditempat khusus
Ini supaya kamu gak sering buka tutup dompet kamu. Di bis banyak pengamen,minta-minta, pedagang asongan,dll. Kita harus siapin uang seperlunya untuk hal-hal seperti itu ditempat/ selipan tas yang mudah dijangkau. penampakan dompet juga ngundang copet loh. Jangan sampai niat kita bantu orang bikin kita malah kehilangan barang milik kita sendiri.

- Selalu awas
Selalu sadar dan waspada, jangan bengong. Kalau aku biasanya suka dengerin musik, atau istigfar dalam hati, selain jadi ibadah, kita sekaligus pastikan kalau pikiran dan perhatian kita tidak bisa di skip sama hal-hal negatif dari luar seperti upaya hipnotis, dll.

- Berangkat lebih awal
harus ada waktu kita yang memang disiapkan untuk nunggu angkutan, ngetem (cari penumpang), macet.

- Bawa Parfum

aku biasanya pakai farfum di kantor, supaya parfumnya gak sia-sia. Di jalanan kita melewati banyak asap dan debu. Jadi lebih baik rapi-rapinya di kantor aja deh..

- Jangan Terlihat Lembek

perempuan sering dianggap mahluk lemah, makanya kejahatan banyak menghampiri kaum kami, salah satu cara aku adalah jangan terlihat lemah. saat duduk, jalan maupun berdiri dibuat seperti laki-laki gagah. jangan rapet banget gitu. 

polusi udara memiliki dampak buruk bagi makhluk hidup bahkan untuk keberadaan kehidupan dibumi. Polusi udara mampu Menghambat Perkembangan Tanaman, Menyebabkan Hujan Asam, Menimbulkan Efek Rumah Kaca, Rusaknya Lapisan Ozon dan Menurunnya Kesehatan Manusia




Polusi udara merupakan faktor utama penyebab infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), termasuk berbagai gangguan pernapasan lainnya seperti pneumonia, bronkitis, dan sebagainya. Setiap tahunnya, penderita gangguan pernapasan di Indonesia semakin meningkat. Salah satu penyebabnya ialah semakin memburuknya kondisi udara kita. Bahkan, gangguan pernapasan menjadi penyebab kematian terbesar keenam di Indonesia. Dimungkinkan jumlah kematian akibat gangguan pernapasan juga makin meningkat setiap tahunnya, karena kualitas udara di Indonesia semakin memburuk.


kalau kita hanya menunggu pemerintah bertindak, rasanya sayang. waktu berjalan terus menerus. BUMI KITA tidak bisa menunggu pemerintah. apa yang kita bisa lakukan, yuk dilakukan.


kita harus mulai dari diri sendiri dan mulai saat ini untuk berkontribusi langsung dalam mengurangi polusi udara, paling tidak dengan menggunakan angkutan umum yang ada. Kalau semua orang berpikiran sama pasti terasa perbedaannya. Ikut berperan serta dalam mengurangi polusi udara itu prestasi loh. Anggap saja prestasi untuk diri sendiri karena memikirkan kehidupan orang lain setelah kita, anak, cucu kita. Bayangkan kalau tidak dimulai dari sekarang, bagaimana kondisi udara 10-20 tahun kedepan?? anak, cucu kita apakah masih mendapatkan haknya untuk menghirup udara bersih??

Semoga dengan berjalannya waktu, harapanku kepada pemerintah terkait juga mampu memberikan transportasi umum yang ideal untuk kita semua. sehingga kita bersama-sama lebih memilih meninggalkan mobil kita untuk naik transportasi umum.
amiinn 


Dimulai dari hal yang kecil, jika dilakukan bersama-sama dan mulai dari saat ini akan memberikan dampak yang besar dan baik.

Yuk naik bis!!


Salam Senyum,

Nia :)

You May Also Like

4 komentar

  1. wah.. jadi termotivasi buat naik angkutan umum nih. kalau saya yang biasanya naik kendaraan pribadi harus siap mental yang kuat menghadapi macet, bensin yang dibakar dijalan, sabar yang berlipat. tapi kalau naik angkutan umum jadi bisa istirahat. irit pengeluaran. terima kasih infonya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sekali.
      bisa merusak bumi dan merusak isi dompet banget kan. hhee

      Hapus
  2. ini nih yang bisa dijadikan alternatif yang baik untuk menjadian bumi lebih baik dan satu lagi 'pengeluaran' juga jadi berkurang :)

    gimana mana berangkat lebih awal, kalau mempersiapkan anak dulu, dan anak bangunya siang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kuncinya memang kita harus ngorbanin waktu tidur kita, dengan bangun lebih pagi. jadi segala persiapan bisa diselesaikan, terakhir baru deh mandiin anak langsung cus berangkat, makan kan bisa di jalan. klo aku sih biasanya gitu. hhiii. jangan lupa komunikasikan ke anak di hari sebelumnya klo harus bangun pagi, biar ga kaget pas dibangunin. semoga membantu :)

      Hapus