Minggu, 29 November 2020

Timmyness Sebagai Pedoman Kerja IDN Media



Banyak perusahaan yang menaungi banyak karyawan. Keduanya memiliki tugas masing-masing yang semestinya saling menguntungkan. Karyawan harus mengerjakan tugas sesuai bagiannya masing-masing untuk memajukan dan memberikan keuntungan yang baik untuk perusahaan. Dan perusahaan harus membayar kompensasi waktu, pikiran dan tenaga yang karyawan berikan tersebut sesuai perjanjian dan atuaran yang berlaku. 

Biasanya hanya sebatas itu saja jarak antara karyawan dan perusahaan. Namun berbeda dengan yang saya lihat di IDN Media. Selain memikirkan kesejahteraan individu karyawannya, IDN Media juga membuat nilai-nilai perusahaan yang harapannya mampu membentuk lingkungan yang baik untuk perusahaan. Nilai-nilai ini juga mampu membentuk kebiasaan dan perilaku yang positif bagi mereka yang menjalankannya.

Nilai-nilai ini diciptakan langsung oleh Founder dan CEO IDN Media, Winston Utomo sejak IDN Media mulai berdiri dan ditujukan untuk Timmy (sebutan untuk karyawan IDN Media). Nilai-nilai tersebut dinamakan Timmyness.

10 Timmyness ini semestinya diterapkan di semua perusahaan nih. Karena mampu membawa perubahan baik bukan hanya untuk perusahaan tersebut, tetapi juga dapat memberikan dampak positif kepada karyawan yang menjalankan untuk kemajuan mereka secara pribadi.

Apa saja sih isi dari 10 poin Timmyness tersebut?



1. Membawa kreativitas, ketulusan dan semangat dalam bekerja

Orang kreatif adalah orang yang memiliki banyak ide dan kreativitas sangat dibutuhkan didunia kerja. Untuk itu penting untuk selalu mengasah kreativitas seperti dengan banyak membaca, banyak mencoba hal baru ataupun belajar dari pengalaman dan juga pergulatan emosi yang dilewati.

Semangat harus terus ada agar kreativitas tersebut bisa terus berkembang dan Ketulusan lah yang membuat hal ini bukan menjadi pekerjaan yang sia-sia dan hanya bikin capek saja. 




2. Berkomunikasi dengan benar dan bertindak etis

Kolaborasi dalam tim sangat dibutuhkan untuk kemajuan bersama. Untuk itu perlu adanya komunikasi yang baik didalamnya untuk meminimalisir konflik internal sehingga mencapai keberhasilan.


3. Berkembang di tengah ambiguitas dan perubahan yang dinamis

Perubahan adalah sesuatu yang pasti. Berkembang ditengah perubahan yang dinamis seperti ini perlu adanya adaptasi yang kuat agar bisa tetap bertahan.


4. Bersikap aktif dan kolaboratif, bukan kompetitif

Untuk kepentingan efesiensi waktu dan efektivitas pekerjaan, perlu dilakukan kolaborasi yang apik dan aktif antara seluruh anggota tim untuk saling membantu dan mendukung satu sama lain. Bukan kompetisi menang kalah karena dalam tim tidak ada perlombaan.


5. Menghargai perbedaan

Semua kita tak sama, ini tak bisa dihindari. Mulai dari ras, agama, budaya serta sudut pandang dalam melihat dan menanggapi persoalanpun pastilah berbeda. Adanya kita adalah untuk bisa untuk saling melengkapi perbedaan tersebut.


6. Mempertahankan sikap positif, bahkan ketika sesuatu tak berjalan sesuai dengan harapan

Ketika kenyataan tidak sejalan dengan harapan, kadang kita langsung merasa gagal dan berjalan untuk menyerah. Namun perlu untuk selalu berpikir positif agar terus bisa bertahan dalam berjuang.


7. Membantu rekan kerja demi kepentingan kelompok

Sifat individual tidak bisa berlaku dalam sebuah tim yang maju. Saling bantu-membantu dan melengkapi tidak akan membuat kita menjadi kekurangan.

Dalam kelompok kecil seperti dalam rumah tangga saja. Jika suami dan istri sama sama memimpin maka akan terjadi bentrok yang terus menerus dan tidak akan sejalan. Namun jika sang istri sering memberi masukan, dukungan agar suami bisa bijak memutuskan pilihan sehingga muncul kerja sama yang baik dan sejalan, maka keharmonisan dalam keluargapun akan tercipta.

Begitu juga dalam lingkup pekerjaan, demi kepentingan kelompok haruslah saling membantu dan bekerja sama.


8. Memuji rekan kerja saat mereka sukses dan membantu mereka saat mereka membutuhkannya

Ini yang terkadang sulit untuk diimplementasikan. Kebayakan dari kita sulit untuk menerima kesuksesan orang lain, apalagi membantu untuk proses tersebut.

Coba deh biasakan untuk berikan apresiasi berupa pujian, saran dan kritik yang membangun kepada sesama. Aku sih percaya banget, bahwa sesuatu yang baik yang kita berikan nantinya akan berbalik baik juga kepada kita.


9. Melakukan hal yang benar bahkan ketika tak ada yang melihat

Bisa karena biasa. Pasti tidak mudah untuk melakukan hal yang tetap pada jalur kebenaran, dikeadaan terdesak dan tidak ada yang melihat. Namun kalau itu sudah menjadi kebiasaan maka akan muncul kepercayaan. Kepercayaan inilah yang membuat kita berbeda dengan yang lain. Karena kepercayaan tidak akan diberikan ke sembarang orang.


10. Melihat kesuksesan perusahaan sebagai kesuksesan diri

Menjadi bagian dari perusahaan yang menaungi kita, disejahterakan, diberikan kesempatan dan tempat untuk berkembang harusnya membuat kita merasa memiliki perusahaan tersebut pula. Dengan begitu saat perusahaan sukses, maka terasa juga kesuksesan tersebut di dalam diri kita sendiri. Hal ini juga bisa menjadi pacuan kita agar bisa lebih sukses untuk kedepannya.





Timmyness ini banyak dijumpai di tembok - tembok kantor IDN Media supaya bisa selalu mengingatkan para karyawan untuk selalu menerapkannya dalam keseharian.

Wah.. Andai saja seluruh perusahaan menerapkan nilai-nilai ini dan kita semua bisa mengaplikasikan dikehidupan kita ya. Pasti akan tercipta orang-orang dan lingkungan yang positif, sportif, dan saling mendukung untuk maju dan sukses bersama.



Salam Senyum :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar