Kamis, 15 April 2021

Berkarya Saat Ramadan Dan Pandemi

 

www.britanniaa.com

Ini kali kedua kita merasakan momen ramadan sambil berdampingan dengan musuh tak kasat mata covid 19 ya. Seperti yang kita tahu pandemi ini seperti melumpuhkan roda perekonomian kita, bahkan dunia. Banyaknya pembatasan membuat banyak orang semakin sulit mencari makan.

Ini mendorong masyarakat untuk berlomba-lomba mencari ide kreatif, menggali potensi diri dan menyesuaikan kemampuan dengan membuat karya. Salah satunya dengan mendirikan UMKM. Sifatnya yang fleksibel dan tidak mengharuskan menggunakan modal besar menjadikan UMKM cocok menjadi alternatif usaha ditengah situasi sulit seperti ini.

Tidak bisa dipungkiri, saat ramadan seperti ini UMKM yang sangat berjaya adalah di bidang kuliner. Banyak orang yang sangat mengistimewakan momen saur dan berbuka dengan membeli aneka makanan dan minuman untuk menikmati momen tersebut.

Sisi konsumtif masyarakat terhadap kuliner, bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM nih. Masyarakat masih banyak yang menikmati uang mereka dengan mendedikasikannya untuk mengisi perut dan jajan.

Geliat karya anak bangsa ketika ramadan tiba jangan membuat ciut mental loh. Justru harus bisa jadi cambukan semangat, agar bisa semakin menggali potensi untuk mampu membuat produk yang berbeda, diminati dan berkembang dengan baik.

Ketika bingung harus mulai dari mana, bidang kuliner bisa jadi awal mula karyamu nih. Kamu bisa sesuaikan modal dan kemampuan kamu dengan jenis kuliner yang akan kamu pilih.

 

Bersih

Di masa pandemi seperti ini, Sanitasi dan higienitas menjadi syarat utama seseorang saat membeli makanan dan minuman dari luar. Kamu bisa tunjukkan bahwa kamu melakukan proses pembuatan dan penyajian dengan memakai masker dan menggunakan sarung tangan.

Jika kamu berjualan online, kamu bisa tunjukkan foto atau video yang menggambarkan proses pembuatan produk tersebut menggunakan protokol kesehatan yang baik.

Inovatif

Dengan banyaknya kuliner yang ditawarkan, semakin banyak pula jenis makanan dan minuman baru yang diciptakan. Agar bisa menciptakan karya baru yang berbeda, kamu bisa coba kombinasikan kuliner yang jelas banyak peminatnya dengan bahan yang sedang trend dengan tampilan yang lebih kekinian.

Seperti baru-baru ini aku lihat ada kuliner namanya KELASI “Kelapa Isi”, dia kombinasikan buah kelapa yang merupakan minuman kecintaan orang Indonesia dengan berbagai taburan kekinian. Menyajikan batok kelapa dengan isian es krim kelapa dengan topping mochi, leci, almond dan lainnya. Ide yang keren ya.

 

Buat Menarik

Fenomena selfie atau mengabadikan foto atau video disetiap kegiatan yang dijalani bisa dijadikan pertimbangan untuk kamu bisa menyajikan packaging dan kualitas produk yang baik. Tantangannya adalah bagaimana membuat produk menjadi eye-catching sehingga mampu mengundang konsumen untuk ikut “mempromosikan” produk tersebut dengan berbagi di sosial medianya secara cuma-cuma. Jika kualitas produk baik maka review yang mereka berikan akan baik juga dan menjadi honest review yang mampu mengundang konsumen lain untuk membeli produk tersebut.

Momen

Ramadan ini kamu bisa manfaatkan dengan memilih makanan dan minuman yang sesuai untuk menemani orang saur atau berbuka. Kamu bisa tawarkan makanan dan minuman yang simple untuk langsung dinikmati, nggak ribet proses memasak dan penyajiannya.

 

Manfaatkan sosal media

Mulai dari yang gratis maupun yang berbayar bisa jadi pilihan. Jika baru memulai usaha, tentunya pilih saja yang gratis dahulu. Bisa dengan menyebarluaskannya melalui sosial media yang kita miliki ataupun grup personal messege yang kita ikuti.

Pastikan Pengiriman Cepat Dan Aman

Salah satu kesulitan usaha makanan dan minuman dari produk lain adalah masanya. Nggak mungkin mengirim makanan dalam waktu berhari-hari kan? Bisa basi di jalan deh kalau begitu.

Pastikan menggunakan ekspedisi yang terpercaya dan bisa mengantarkan produk kita dengan tepat, aman dan kualitas produknya tetap terjaga.

JNE bisa jadi pilihan kamu untuk mengantarkan produk ke tangan konsumen tercinta, tanpa perlu waswas akan keamanan dan waktu sampainya. Kita bisa pilih kapan paketmu ingin sampai ke alamat tujuan.

Jadi  kita tinggal fokus ke kualitas produk kita sendiri dan soal pengiriman serahin JNE deh. penjual tenang, konsumen senang. #BahagiaBersama

 

Bangga banget ya liat semakin banyaknya pengusaha muda yang berkarya dengan menciptakan usaha sendiri. Jika upaya dan doa yang biasa tak cukup mampu berbuah hasil, berarti harus tambah lagi nih frekuensi upaya dan doa kita. Karena segalanya butuh proses sehingga penting untuk menikmati proses tersebut dengan sabar dan semangat yang tidak boleh padam pastinya. 

Semangat para pejuang rupiah, terus berkarya dan pantang menyerah ya.

 

#JNE #JNERamadhan2021 #BlogBerkahramadhanantarkankebahagiaan #Bahagiabersama

Minggu, 21 Maret 2021

Cari Solusi Aman Untuk Masalahmu

Tidak terasa ya pandemi di Indonesia sudah 1 tahun lamanya. Banyak berita duka dari sekitar, banyak rencana yang harus diikhlaskan untuk tertunda, target pencapaian yang terasa semakin sulit diraih, ruang gerak yang dipaksa untuk tidak bisa leluasa, dan masih banyak penyesuaian lain yang harus dimaklumi untuk dijalani.

Ini sulit, sangat sulit, bukan cuma untuk kamu, tapi juga aku, dia dan kita semua. Kebutuhan dan keinginan harus bisa berkompromi dengan keadaan.

Sebagai seorang istri dan juga ibu dari dua orang anak, aku dituntut untuk semakin cerdik mengatur keuangan. Dari pendapatan yang masuk, harus mampu membatasi pembelian keinginan dan memastikan semua kebutuhan tercukupi.

Menjaga kesehatan tubuh sangatlah penting, namun menjaga kesehatan keuangan juga tidak kalah pentingnya ya.

Terkadang kita terlalu sibuk mengeluh dengan kurangnya pendapatan kita sehingga tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan. Tapi apakah benar semua list kebutuhanmu adalah benar-benar kebutuhan?


Berikut aku share rumus Mengatur Keuangan Bulanan yang ideal menurut bang Aidil Akbar Madjid sebagai Perencana Keuangan Senior dalam webinar “Bijak Merencanakan Keuangan”, Sabtu 20 Maret kemarin . 

Pendapatan yang masuk harus segera dialokasikan dengan benar, agar uang yang didapat mampu memenuhi aspek penting yang harus ditunaikan.

 

Rumus Mengatur Keuangan Bulanan

Kebutuhan menyangkut Sandang, pangan, papan, pembayaran tetap bulanan seperti air & listrik dan hal lain yang tidak mungkin di skip.

Cicilan, ini hutang yang harus diselesaikan, pisahkan diawal ya, jangan sampai lewat bayar sehingga merusak keuangan kita dibulan-bulan berikutnya.

Masa Depan digunakan untuk mempersiapkan jika ada keadaan mendesak (dana darurat) dan juga saat kita sudah tidak lagi bisa seproduktif sekarang.

Kebaikan disini adalah tanggung jawab kita sebagai manusia yang memiliki hubungan dengan tuhan dan juga manusia lainnya, seperti untuk melakukan zakat (bagi yang muslim), sedekah dan untuk sosial. Lebih dari 10% juga boleh banget loh.

 

Rencana VS Realita

Tapi terkadang realita tidak selalu berpihak dengan rencana. Ada masa dimana keuangan keluarga yang sudah di atur sedemikian rupa, ‘ikat pinggang’ sudah dipasang kencang, namun tetap tidak cukup memenuhi kebutuhan tak terduga.

Sebagai contoh, tiba-tiba handphone yang merupakan modal kita dalam bekerja rusak dan tidak bisa digunakan lagi, sehingga mengganggu pekerjaan. Otomatis ini termasuk kebutuhan yang harus dipenuhi ya. Jika kita sudah memiliki dana darurat, kita bisa menggunakannya.

Namun bagaimana jika dana darurat tersebut juga belum memadai untuk terpenuhinya keadaan darurat seperti ini?

Atau saat keuangan keluarga saja sudah tidak bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan dan ingin memulai usaha. Tidak juga bisa memulai karena tidak punya modal.

Bagaimana mendapatkan solusi terbaik dari masalah ini?

 

Butuh Bantuan

Jika hitungan keuanganmu sudah mencekik/ mentok, maka dibutuhkan asupan pendapatan tambahan dari luar. Bisa dengan melakukan usaha lain yang bisa menghasilkan seperti berjualan online baik jasa maupun barang.

Jika kebutuhan tersebut tidak bisa menunggu kita melakukan upaya mencari penghasilan tambahan, kamu bisa pertimbangkan untuk melakukan pinjaman dari pihak lain.

Pinjaman yang sedang banyak diminati saat ini adalah pinjaman online. Selain dirasa mudah dalam pengajuannya, kitapun tidak perlu capek datang ke bank dan biasanya jaminan yang digunakan juga tidak ribet.

Namun kamu harus pastikan bahwa kamu memiliki kemampuan dan kemauan untuk menyelesaikan tanggungjawap dengan melunasi pinjaman tersebut sesuai ketentuan ya.

Disini ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih untuk melakukan pinjaman online nih. Jangan sampai kamu terjebak ke pinjaman online ilegal yang menggunakan bunga suka-suka dan bisa menyebarkan dan menagihmu melalui orang-orang terdekat jika kamu telat membayar. Duh, bikin malu banget nggak sih. 

 al Berikut adalah hal yang harus dipertimbangkan ketika memilih pinjaman

  1. Terpercaya dan Reputable 
  2. Terdaftar di OJK 
  3. Limit relative besar 
  4. Cicilan bisa panjang
  5. Perhatikan syarat jaminan yang dibutuhkan 
  6. Bunga kompetitive 
  7. Ada aplikasi di platform (google playstore/ IOS), memiliki alamat perusahaan yang jelas

TUNAIKU 

Aku mau kenalin nih pinjaman online yang bisa banget kamu jadikan pilihan untuk menyelesaikan solusi masalah keuangan kamu yaitu Tunaiku.
 
Tunaiku adalah sebuah platform pinjaman digital tanpa anggunan dari PT Bank Amar Indonesia Tbk yang memberikan solusi finansial bagi masyarakat yang kurang terlayani atau belum dilayani oleh Lembaga Keuangan Formal. 
 
Keunggulan Tunaiku adalah memiliki syarat pinjaman yang sangat mudah. Kalau kamu memiliki syarat berikut kemungkinan besar pengajuan kamu bisa di acc deh.
  1. Usia 21-55 tahun
  2. Memiliki penghasilan 
  3. Hanya KTP, tanpa jaminan
  4. Tinggal dan bekerja di wilayah cakupan Tunaiku

Bagaimana cara mengajukan pinjaman di Tunaiku?

Cukup buka Appstore di hp kamu (playstore/ IOS) lalu download Tunaiku. Selanjutnya ikuti saja arahan dari aplikasi Tunaiku dan pengajuanmu akan diproses dan dicek dalam waktu 1 x 24 jam. Mudah yaa, mengajukan pinjaman hanya dengan 1 jari dan tanpa jaminan.

Tunaiku telah menyalurkan dana pinjaman sebesar lebih dari 4,7 Triliun untuk membantu kebutuhan produktif. Waw! Berbagai masalah keuangan sudah terbantukan dengan adanya Tunaiku ya.

Berdasarkan data dari Amar bank, lebih dari 140.000 costumer menggunakannya untuk merenovasi rumah, lebih dari 10.000 custumer menggunakannya untuk modal usaha, lebih dari 45.000 custumer gunakan untuk biaya pendidikan.

 

 

Program Referal

Selain membantu mengatasi masalah keuangan keluarga maupun usaha. Tunaiku Amar bank juga memiliki program lain yaitu Program Referal. Program ini memberikan kesematan untuk siapa saja agar dapat menjadi pemberi referensi pinjaman Tunaiku.

Tentunya agen referal Tunaiku akan mendapatkan komisi setiap bulan sesuai dengan skema program referal yang diikuti. Selain itu km juga akan memiliki banyak kenalan baru, yaitu nasabah dan juga anggota referal lainnya.

Semoga semakin banyak yang terbantukan dengan adanya Tunaiku ini ya. Sehingga bisa membantu perekonomian masyarakat ditengah kesulitan selama pandemi yang tidak juga berujung ini.

 

Salam Senyum :)

Minggu, 14 Februari 2021

Green Jobs, Cara Keren Untuk Selamatkan Bumi



Bumi kita sudah tua, banyak beban hidup dan cobaannya. Perubahan iklim ekstrim sudah sangat kita rasakan sekarang. Ini bisa karena memang faktor alam itu sendiri dan juga sumbangsih dari faktor manusianya nih yang bikin global warming menjadi nyata adanya. Kita nggak bisa pungkiri itu. Terus apa solusinya? Aku, kamu, kita, bisa apa?

Awalnya akupun bingung, “apasih yang bisa kita lakukan untuk selamatkan bumi kita ini?” Tentunya kita mau dong untuk terus memiliki generasi yang akan datang tetap bisa memiliki kehidupan yang layak dengan ekosistem yang sehat. 

Terkadang manusia hanya bisa saling tunjuk, “kamu seharusnya bla bla bla”, “ dia kok gitu sih?”, “seharusnya kamu bisa bla bla bla!” dan masih banyak pernyataan yang sering kita dengar sebagai alasan untuk saling menyalahkan keadaan saja.

Padahal kita bisa mulai dari sendiri dulu loh. Yang pertama kita harus peduli dulu nih dengan permasalahan ini, lalu kemudian cari solusi yang paling sederhana untuk bisa dilakukan sebagai langkah awal selamatkan bumi.

Kamu bisa mulai dengan hemat energi, seperti mematikan lampu/ barang elektronik lain jika sedang tidak digunakan dan mengganti lampu di rumah dengan lampu LED. Untuk mengurangi limbah plastik, kamu bisa bawa kantung belanjaan sendiri. Ketika bepergian atau membeli makanan dan minuman, gunakan alat makanmu sendiri. Ribet? Sedikit aja kok. Tapi kamu kan dapat 2 keuntungan, makanan dan minuman kamu bisa lebih hygienic plus mengurangi timbunan plastik yang sulit terurai sampai ratusan tahun lamanya. 

Dari 3 contoh aksi diatas saja, jika dapat diterapkan pada diri sendiri dan melakukannya setiap hari, lumayan mengurangi emisi dan limbah kan. Tentunya ini harus terus berkelanjutan sambil disosialisasikan kepada keluarga dan lingkungan sekitar juga. Nah, kamu mau naik level untuk melakukan aksi yang mampu selamatkan bumi? yuk kenalan dengan Green Jobs.

Green Jobs 

Green jobs menurut Koaksi Indonesia adalah pekerjaan yang mencangkup 3 aspek yaitu pekerjaan tersebut harus memenuhi ekonomi yang layak, secara sosial orang tersebut harus tercukupi (bisa mengakses esensial lainnya seperti untuk pendidikan, sandang, pangan dan papan yang cukup), dan yang terakhir harus ramah lingkungan pastinya (tidak memberi dampak buruk bagi lingkungan).



Koaksi Indonesia sebagai pendukung penyadartahuan publik tentang jenis green jobs melalui kampanye media sosial, mendukung partisipasi aktif dari komunitas dan perusahaan-perusahaan yang memiliki peluang kerja ramah lingkungan, serta mengangkat cerita dan pembelajaran dari inisiatif energi terbarukan di perkotaan dan di pedesaan agar direplikasi menjadi terobosan di daerah-daerah lain. 

Dari webinar yang saya ikuti pada tanggal 9 Februari 2021, dengan tema "Memahami Green Jobs dan peluangnya di Indonesia" membuka mata kita bahwa peluang green jobs tidak hanya seputar bidang pertanian saja dan juga tidak menghasilkan. Ternyata green jobs bisa sangat mengasilkan dan layak untuk diperjuangkan. Selain mendapatkan penghasilan untuk kehidupann yang layak, kita juga berkontribusi dalam menyelamatkan bumi. Keren kan!

Contoh Green Jobs


Anak muda di Indonesia dianggap menjadi bonus demografi negara kita. Bahwa tahun 2020 – 2035, populasi anak muda (usia produktif) menjadi populasi terbesar di Indonesia. Jangan sampai 70% orang tersebut hanya menjadi angka bahwa ada sekian orang yang menjadi pendorong ekonomi bangsa. Tapi peluangnya tidak dibuka. Biasanya anak muda mengartikan peluang sebagai tantangan.

Tantangannya adalah bangaimana membuat anak muda membangun sendiri competitive edventive kita,  salah satunya melalui energi terbarukan. Koaksi percaya bahwa energi adalah pintu masuk dari semua sektor. tentunya dengan Aksi informasi dan Aksi pendidikan.


Green economy recovery to create Green Jobs

Masa pandemi seperti ini, diperlukan sinergi dan persiapan yang optimal, juga komitmen politik yang tinggi untuk mengubah arah pemulihan ekonomi di Indonesia ke green economic recovery. salah satu caranya adalah dengan menciptakan peluang Green Jobs.

Green Jobs jika dilihat secara luas, bukan hanya menaungi bidang pertanian dan penghematan energi saja. Jika pekerjaan yang kita geluti tidak memberikan memberikan kontribusi yang baik terhadap lingkungan dan alam, maka sudah bisa disebut green jobs.

Seperti yang aku geluti sekarang ini. Pekerjaanku sebagai blogger mampu menyuarakan banyak hal ataupun mereview berbagai produk melalui platform blog atau sosial media kami. Jika pembahasan yang kami angkat mampu memberikan efek yang baik untuk lingkungan, maka pekerjaan kami ini sudah dikategorikan sebagai green jobs.



Bangun Starups

Starups menurut Verena puspawardani sebagai direktur program koaksi Indonesia adalah opurtuniti yang membuka peluang lapangan pekerjaan/ bisnis baru di Indonesia. Starups kebanyakan didirikan oleh anak muda, tantangannya adalah apakah ini adalah pintu masuk bagi gerakan anak muda baru yang mau membuat perubahan ekonomi Indonesia melalui energi terbarukan?

Dengan membangun starups kamu bisa bergerak lebih, mulai dari pemilihan jenis starups nya ataupun kegiatan didalamnya yang mampu mengusung tema Green Jobs. Kegiatan yang dimaksud seperti memakai barang-barang yang bisa dipakai berulang, memakai kertas bekas untuk print, menghemat energi saat bekerja, dan lain sebagainya.

Jika dirasa terlalu sulit utuk menciptakan starup yang termasuk green jobs, kamu bisa lihat dan gali trend starups yang mapan lalu buat starups pendukungnya.

Potensi Dari Starups 

contoh peluang energy Starups menurut Nexus


Dari potensi starups tersebut kita bisa bangun sektor pendukung yang bisa digali.

Contohnya nih, potensi bisnis mobil listirk yang diperkirakan akan berkembang sekitar 10 tahun lagi, kita bisa mulai memikirkan untuk memulai membuat starups baterai yang bisa mendukung starups yang akan besar tersebut. Jika dirasa terlalu sulit untuk membuat starups yang besar, kita bisa mulai gali starups yang sudah established tersebut dari sisi penghematannya ataupun pendukung kinerjanya.




There is no planet B, kita nggak punya planet cadangan. Kalau planet  (bumi) kita rusak karena perubahan iklim kita mau kemana? Yang harus kita lakukan sekarang dan sesegera mungkin adalah menyelamatkan planet ini.

Indonesia terdiri dari 70% laut dan 30% daratan, jika terjadi perubahan iklim yang menyebabkan air laut meluap maka akan banyak pulau di Indonesia yang akan tenggelam. ngeri nggak sih?

Selain itu, Kita tidak bisa hidup tanpa energi. Namun mengkontrol ketersediaan energi tersebut adalah tugas kita bersama. 

Yuk mulai cerdas gunakan waktu kita untuk mencari literasi sebanyak-banyaknya untuk menambah dan meng-upgrade skills-mu agar bisa melakukan pergerakan yang hebat dan out of the box. Berkecukupan serta memberikan dampak yang baik untuk lingkungan bakal bikin kamu auto keren deh pastinya. 


Salam senyum :)