Kamis, 22 Juli 2021

Isi Piringku untuk Tumbuh Kembangku

 

www.britanniaa.com



Aku sering deh lihat ibu-ibu menyuapi anaknya sambil si anak bermain. Biasanya isi di piringnya hanya nasi dan lauk saja. Targetnyapun hanya sebatas “anak kenyang”. Bahkan biasanya nasi yang diberikan sangatlah banyak. Pasti bunda juga suka menjumpai hal seperti itu kan? Atau mungkin bunda juga melakukan hal tersebut?

Terus apakah cukup anak hanya mendapatkan 2 komponen itu saja setiap makan?

Ternyata ada nih rekomendasi diet seimbang anak untuk sekali makan, yang disederhanakan menjadi Tumpeng Gizi Seimbang (piramida diet seimbang). Program ini diberi nama “Isi Piringku”.

Program Isi Piringku ini bekerja sama dengan para ahli, mitra dan juga pemerintah yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Indonesia khususnya anak-anak dan lingkungannya tentang pentingnya gizi seimbang sebagai aktivasi promotif-preventif stunting.

Apa itu stunting?

Stunting adalah kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek dibandingkan anak lain seusiannya.

Pertumbuhan anak tidak hanya bisa dilihat dari berat badannya saja, namun tinggi badan yang tidak sesuai juga bisa menjadi salah satu pertanda anak stunting atau pertanda anak kekurangan nutrisi.

Kenyang bukan berarti nutrisinya terpenuhi

Kenyang dan pemenuhan nutrisi adalah 2 hal yang berbeda ya bund. Coba diganti tujuan kita memberi makan si kecil, jangan hanya yang penting mereka kenyang saja. Kegiatan makan anak adalah kesempatan kita memenuhi nutrisi mereka untuk membantu tumbuh kembangnya menjadi optimal.

Pasti kita merasa menjadi ibu yang gagal jika tidak memperhatikan asupan makannya dan membuat si anak gagal tumbuh. Duh, amit-amit! Jangan sampai ya bund.

 

http://www.britanniaa.com/2021/07/isi-piringku-untuk-tumbuh-kembangku.html?m=1

Memperkenalkan anak-anak tentang gizi seimbang

Selain orang tua, anak-anak juga harus mulai dilibatkan tentang konsep gizi seimbang di era new normal ini. Sehingga diharapkan mereka memiliki kesadaran yang tinggi bahwa apa yang masuk ke perutnya sangat mempengaruhi proses tumbuh kembangnya.

Anak-anak usia dini dalam belajar mempunyai cara yang berbeda, biasanya dengan bermain. Mereka lebih tertarik untuk belajar jika hal itu dirasa menarik dan menyenangkan.

Pentingnya anak-anak memahami program “Isi Piringku” dengan karakteristik anak-anak menerima hal baru untuk belajar, dibaca dengan baik oleh SGM Eksplor dengan mengeluarkan lagu berjudul Isi Piringku.


Lagu Isi Piringku

Lagu Isi Piringku dikembangkan dan diluncurkan secara virtual pada 24 Agustus 2020, melalui Zoom dan YouTube Live. Lagu tersebut dikembangkan menggunakan jingle SGM dan mendorong asupan susu, dan sekarang menjadi bagian dari modul program.

Melalui saluran YouTube Nutrisi Untuk Bangsa video tersebut sudah ditonton oleh 36.000 pengguna sejauh ini (Mei-2021).

Dikemas dengan visualisasi animasi kartun. Irama dan lirik lagu terasa ringan. Bahasanya sederhana dan mudah dipahami. Gerakan yang ditampilkan juga mudah ditiru anak. Cara asik ajari gizi seimbang anak, tersambaikan dengan baik lewat lagu ini.

Lagu ini memotivasi anak-anak supaya makan sehat dengan cara yang menyenangkan.

 

Bunda juga bisa ajak si kecil menonton bersama-sama video ini ya untuk mengajak anak gemar makan sayur, buah, karbohidrat dan protein serta minum air putih dan susu.




Jangan lupa di like ya bund ;)

 

 

Yuk kita bedah, terdiri dari apa saja sih Isi Piringku itu



Makanan pokok

Adalah pangan yang mengandung karbohidrat. Selain nasi yang sangat umum dijadikan makanan pokok di Indonesia, masih banyak jenis karbohidrat yang bisa menjadi pilihan, seperti jagung, gandum, kentang, ubi, mie, sagu, dan lain-lain.

Idealnya banyak karbohidrat yang dibutuhkan adalah 2/3 dari setengah piring. Namun bisa disesuaikan tergantung kebutuhan dan usia si kecil ya.


Lauk pauk/ protein



Terdiri dari pangan yang mengandung protein Hewani (contoh Ikan, daging sapi, ayam, bebek, dll) ataupun protein Nabati (seperti tahu, tempe, kacang-kacangan).

Jumlah yang bisa jadi acuan adalah 1/3 dari setengah piring.


Sayur-sayuran



Merupakan sumber vitamin dan mineral terutama karoten, vitamin A, Vitamin C, Zat besi dan fosfor. Sebagian juga mengandung anti oksidan yang baik unuk tubuh.

Di Indonesia banyak ragam sayur-sayuran dan sangat mudah ditemui. Cara mengkonsumsinyapun beragam, ada yang bisa dimakan langsung, maupun dimasak dahulu dengan ditumis, direbus atau dikukus.

Jumlah yang disarankan adalah 2/3 dari ½ piring.


Buah-buahan



merupakan sumber vitamin (Vit A, B, B1, B6, C), mineral dan serat pangan. Buah juga berperan sebagai anti oksidan.

Jumlah yang disarankan adalah 1/3 dari ½ piring.


Cukup minum Air putih dan susu

8 gelas air putih setiap hari bisa menjaga kesehatan tubuh dari dehidrasi. Selain itu, mengkonsumsi air dengan cukup, mampu memelihara fugsi ginjal, mengurangi resiko kanker kandung kemih, memperlancar pencernaan, perawatan kulit dan dapat mengontrol kalori.

Susu mampu memberikan tambahan nutrisi harian untuk anak.

 

Cuci tangan pakai sabun

Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dapat mencegah penyakit diare, infeksi saluran pernafasan atas hingga lebih dari 50%, menurunkan 50% insiden avian influensa, hepatitis A, kecacingan, kulit dan mata.



Dengan mengikuti rekomendasi sekali makan yang seimbang lewat lagu Isi Piringku, diharapkan semakin banyak anak Indonesia yang paham soal gizi seimbang sehingga bisa terus sehat dan cerdas.

Mengajak anak untuk gemar makan sayur, buah, karbohidrat dan protein serta minum air dan susu menjadi lebih mudah lewat jinggle dari SGM Eksplor.

Jangan lupa untuk follow akun instagram @isipiringku_id untuk mendapatkan informasi nutrisi penting lainnya. Yuk sebarkan kebaikkan ini agar menjaga nutrisi anak dengan gizi seimbang bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua saja. Anak juga diajarkan untuk memiliki tanggung jawab yang sama dalam memperhatikan makanan yang mereka konsumsi.

 

Salam sehat untuk seluruh anak Indonesia.


Jumat, 25 Juni 2021

Fakta atau Hoaks? Cek dulu yuk!



Saat ini semakin banyak informasi yang berkeliaran di media sosial. Portal resmi maupun akun pribadi semua seolah berlomba-lomba untuk menyajikan berbagai informasi versi mereka. Yang sedihnya, kadang banyak berita menyebar dengan mudahnya, tanpa ada keterangan dan bukti yang jelas perihal kebenarannya.

Kenapa sih bisa demikian?

Kemajuan dunia digital saat ini begitu pesat. Semua orang mampu mengakses informasi hanya dalam satu genggaman dan mengandalkan internet sebagai sumber informasinya. Namun hal ini tidak diimbangi dengan literasi, pendidikan dan sikap kritis yang cukup untuk seseorang menerima informasi, sehingga banyak orang yang terpapar informasi beragam namun belum tentu kebenarannya/ hoaks. 

Pengunaan media sosial yang begitu masif di masa pandemi Covid-19 menimbulkan informasi yang salah terkadang dapat menyebar lebih cepat dibandingkan faktanya. Fenomena tersebut dinamakan infodemik. Untuk melawan infodemik, platform digital harus dibuat lebih akuntabel, mis/disinformasi dilacak dan diverifikasi, serta kemampuan literasi digital masyarakat perlu ditingkatkan. 

Beruntung sekali pada tanggal 18-19 Juni kemarin aku dan beberapa blogger lainnya diberi kesempatan untuk belajar Cek Fakta Kesehatan yang diadakan oleh Tempo dan didukung oleh Komunitas ISB melalui Zoom Online.



Dalam webinar di hari pertama, kami belajar mengenai Mis/ disinformasi yang bisa ditimbulkan dari penyebaran kabar bohong/hoaks. Dan hari kedua fokus kepada Cek Fakta Kesehatan.

Penerima pesan informasi tidak semua mengerti dan paham akan apa yang mereka terima. Ini memunculkan Misinformasi dan Disinformasi dalam penyebaran informasi yang berputar di media sosial.


Misinformasi dan Disinformasi

Misinformasi terjadi jika informasi disebarkan oleh mereka yang tidak mengetahui bahwa apa yang disebarkan itu adalah berita bohong/ hoaks. Sehingga berita tersebut bisa bias pemaknaannya tergantung si penerima informasi lainnya.

Sedangkan Disinformasi bisa terjadi jika informasi disebarkan oleh orang yang sengaja menyebarkan berita yang tidak benar, ia sudah mengetahui bahwa berita yang disampaikan bohong namun tetap penyebarkan. Tujuannya tentu saja adalah agar terjadi kegaduhan dan menjatuhkan pihak tertentu.



Menurut standar First Draft, sebuah organisasi riset yang berfokus untuk media di Amerika Serikat. "Ada tujuh macam Mis/Disinformasi meliputi satire, konten menyesatkan, konten aspal, konten pabrikasi, konten gak nyambung, konteks salah, dan konten manipulatif."


Banyak hal yang menjadikan alasan seseorang menebarkan hoaks seperti membuktikan jurnalisme yang lemah, untuk lucu-lucuan, sengaja membuat provokasi, partisanship, mencari uang lewat judul clickbait, gerakan politik dan propaganda.


Dampak Hoaks 

Penyebaran hoaks dapat menimbulkan dampak polarisasi seperti yang terjadi pasca Pilpres 2014/2019, kebencian berbasis SARA, dampak bagi penanganan bencana, dan penanganan pandemi Covid-19.

Disini terlihat bahwa gambar, video atau berita yang tidak benar yang kemudian menyebar luas, akan menumbulkan gejolak tertentu dan memicu suatu tindakan dari si penerima informasi tersebut. Yang membahayakan adalah tindakan tersebut akan memperburuk keadaan dan tentunya merugikan bagi masyarakat luas. Contoh yang sedang kita rasakan bersama seperti penanganan pandemi Covid 19 saat ini.

Contoh Kasus

Terdapat sebuah video yang memberikan pernyataan bahwa, "Anak-anak Kebal terhadap Virus Corona dan yang Meninggal Tak Ada Kaitannya dengan Covid-19"

www.britanniaa.com


Berita tersebut bisa saja menggiring opini publik bahwa anak-anak tidak akan tertular/ kebal covid 19, menolak vaksin Covid 19 atau mereka bisa berpikir kalau yang melakukan vaksin berarti dianggap kelinci percobaan. bayangkan kepanikan yang ditimbulkan dari berita tersebut.

Kemudian Cek Fakta Tempo menelusuri berita tersebut dan ini terbukti Hoaks.

FAKTANYA (sumber Cek Fakta Tempo)

Selama ini, vaksinasi telah terbukti mencegah banyak kematian pada anak-anak akibat berbagai penyakit. 

Vaksinasi sangat aman dan efektif. Vaksin hanya diberikan kepada anak-anak setelah melalui tinjauan yang panjang dan cermat oleh ilmuwan, dokter, dan profesional kesehatan. Vaksin akan menimbulkan ketidaknyamanan dan dapat menyebabkan rasa sakit, kemerahan, atau nyeri di tempat suntikan. 

Tapi ini minimal dibandingkan dengan rasa sakit, ketidaknyamanan, dan trauma akibat penyakit yang dicegah oleh vaksin. Efek samping yang serius usai vaksinasi, seperti reaksi alergi yang parah, sangat jarang terjadi.

KESIMPULAN (sumber Cek Fakta Tempo)

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa anak-anak kebal terhadap virus Corona dan yang meninggal tidak ada kaitannya dengan Covid-19, keliru. Di AS, jumlah anak yang positif Covid-19 mencapai 71.649 orang per 29 April 2021. Sementara di di Indonesia, jumlah anak yang terinfeksi Covid-19 hingga 20 Desember 2020 mencapai 74.249 orang. Terkait anak-anak yang meninggal akibat Covid-19, di Brasil, terdapat 1.300 bayi yang meninggal karena penyakit tersebut.

Pentingnya Cek Fakta Kesehatan

Karena berita yang sudah masuk ke dunia digital akan sulit dibendung, kita harus mulai kritis terhadap informasi yang diterima. tidak semua informasi yang datang itu pasti benar.

Sehingga jelas kan mengapa kita harus benar-benar cek fakta untuk memberantas hoaks? Karena Mis/Disinformasi khususnya pada dunia kesehatan sangatlah berbahaya. Dampak buruk yang bisa ditimbulkan dari mis/disinformasi kesehatan antara lain:

  1. Menyebabkan kebingungan dan kepanikan di masyarakat
  2. Ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah, otoritas kesehatan dan ilmu pengatahuan (sains)
  3. Demotivasi untuk mengikuti perilaku protektif yang direkomendasikan
  4. Sikap apatis yang memiliki konsekuensi besar karena berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat, seperti membahayakan kesehatan, bahkan sampai menimbulkan risiko kematian. 

Dalam webinar TempoxISB tersebut, kami belajar cara cek Fakta dari berita yang ada dalam bentuk foto maupun video. dengan mengetahui keaslian informasi, kita bisa menghentikan hoaks tersebut agar tidak semakin menyebar.

Berita yang muncul dapat berupa gambar atau video. Ini tips untuk kamu agar bisa mengecek keaslian foto:

  1. Lihat pencahayaan foto atau video tersebut apakah merata atau terlihat suntingan
  2. Lihat detail keterangan yang disajikan dalam foto maupun video
  3. Jika ada narasi, cek apakah foto dan narasi memiliki keterkaitan 



Berikut ini adalah cara mudah yang bisa kita lakukan untuk mengidentifikasi foto dan video dari suatu berita. Dengan cara ini kita bisa mengetahui keaslian dan kapan foto/video tersebut untuk pertamakalinya disebar ke internet. sehingga kita bisa lebih mudah mengetahui kebenaran dari berita tersebut.


www.britanniaa.com


Penyebar hoaks biasanya dibuat oleh akun abal-abal dan tidak terpercaya. Berikut cara mudah agar kamu bisa tahu apakah situs tersebut terpercaya atau hanya abal-abal.


www.britanniaa.com

Namun saat ini sangat terbantukan dengan banyak sekali media mainstreem yang memiliki platform khusus untuk menginvestigasi berita yang dianggap viral dan mengarah ke berita bohong. Salah satunya ada #CekFaktaTempo . Jika dirasa rumit untuk melakukan 9 langkah diatas, kita cukup buka website mainstreem dan terpercaya saja untuk mengetahui kebenaran berita tersebut.

Penyebar hoaks biasanya dibuat oleh akun abal-abal dan tidak terpercaya. Berikut cara mudah agar kamu bisa tahu apakah situs tersebut terpercaya atau hanya abal-abal.

Jangan mudah mempercayai informasi yang diterima. Ingat bahwa hoaks mudah sekali diproduksi, foto dan video dapat dengan mudah disunting, Narasi bisa dengan mudah di manipulasi, Gambar dan narasinyapun bisa dengan mudah diputarbalikkan faktanya. Untuk itu kita harus mulai kristis nih. Biasakan #Cekfakta dulu sebelum kamu percaya ataupun sebar informasi yang kamu terima.

Yuk sama sama kita bisa lebih bijak dalam menerima, menyerap dan menyebarkan informasi yang kita dapat.


Kamis, 15 April 2021

Berkarya Saat Ramadan Dan Pandemi

 

www.britanniaa.com

Ini kali kedua kita merasakan momen ramadan sambil berdampingan dengan musuh tak kasat mata covid 19 ya. Seperti yang kita tahu pandemi ini seperti melumpuhkan roda perekonomian kita, bahkan dunia. Banyaknya pembatasan membuat banyak orang semakin sulit mencari makan.

Ini mendorong masyarakat untuk berlomba-lomba mencari ide kreatif, menggali potensi diri dan menyesuaikan kemampuan dengan membuat karya. Salah satunya dengan mendirikan UMKM. Sifatnya yang fleksibel dan tidak mengharuskan menggunakan modal besar menjadikan UMKM cocok menjadi alternatif usaha ditengah situasi sulit seperti ini.

Tidak bisa dipungkiri, saat ramadan seperti ini UMKM yang sangat berjaya adalah di bidang kuliner. Banyak orang yang sangat mengistimewakan momen saur dan berbuka dengan membeli aneka makanan dan minuman untuk menikmati momen tersebut.

Sisi konsumtif masyarakat terhadap kuliner, bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM nih. Masyarakat masih banyak yang menikmati uang mereka dengan mendedikasikannya untuk mengisi perut dan jajan.

Geliat karya anak bangsa ketika ramadan tiba jangan membuat ciut mental loh. Justru harus bisa jadi cambukan semangat, agar bisa semakin menggali potensi untuk mampu membuat produk yang berbeda, diminati dan berkembang dengan baik.

Ketika bingung harus mulai dari mana, bidang kuliner bisa jadi awal mula karyamu nih. Kamu bisa sesuaikan modal dan kemampuan kamu dengan jenis kuliner yang akan kamu pilih.

 

Bersih

Di masa pandemi seperti ini, Sanitasi dan higienitas menjadi syarat utama seseorang saat membeli makanan dan minuman dari luar. Kamu bisa tunjukkan bahwa kamu melakukan proses pembuatan dan penyajian dengan memakai masker dan menggunakan sarung tangan.

Jika kamu berjualan online, kamu bisa tunjukkan foto atau video yang menggambarkan proses pembuatan produk tersebut menggunakan protokol kesehatan yang baik.

Inovatif

Dengan banyaknya kuliner yang ditawarkan, semakin banyak pula jenis makanan dan minuman baru yang diciptakan. Agar bisa menciptakan karya baru yang berbeda, kamu bisa coba kombinasikan kuliner yang jelas banyak peminatnya dengan bahan yang sedang trend dengan tampilan yang lebih kekinian.

Seperti baru-baru ini aku lihat ada kuliner namanya KELASI “Kelapa Isi”, dia kombinasikan buah kelapa yang merupakan minuman kecintaan orang Indonesia dengan berbagai taburan kekinian. Menyajikan batok kelapa dengan isian es krim kelapa dengan topping mochi, leci, almond dan lainnya. Ide yang keren ya.

 

Buat Menarik

Fenomena selfie atau mengabadikan foto atau video disetiap kegiatan yang dijalani bisa dijadikan pertimbangan untuk kamu bisa menyajikan packaging dan kualitas produk yang baik. Tantangannya adalah bagaimana membuat produk menjadi eye-catching sehingga mampu mengundang konsumen untuk ikut “mempromosikan” produk tersebut dengan berbagi di sosial medianya secara cuma-cuma. Jika kualitas produk baik maka review yang mereka berikan akan baik juga dan menjadi honest review yang mampu mengundang konsumen lain untuk membeli produk tersebut.

Momen

Ramadan ini kamu bisa manfaatkan dengan memilih makanan dan minuman yang sesuai untuk menemani orang saur atau berbuka. Kamu bisa tawarkan makanan dan minuman yang simple untuk langsung dinikmati, nggak ribet proses memasak dan penyajiannya.

 

Manfaatkan sosal media

Mulai dari yang gratis maupun yang berbayar bisa jadi pilihan. Jika baru memulai usaha, tentunya pilih saja yang gratis dahulu. Bisa dengan menyebarluaskannya melalui sosial media yang kita miliki ataupun grup personal messege yang kita ikuti.

Pastikan Pengiriman Cepat Dan Aman

Salah satu kesulitan usaha makanan dan minuman dari produk lain adalah masanya. Nggak mungkin mengirim makanan dalam waktu berhari-hari kan? Bisa basi di jalan deh kalau begitu.

Pastikan menggunakan ekspedisi yang terpercaya dan bisa mengantarkan produk kita dengan tepat, aman dan kualitas produknya tetap terjaga.

JNE bisa jadi pilihan kamu untuk mengantarkan produk ke tangan konsumen tercinta, tanpa perlu waswas akan keamanan dan waktu sampainya. Kita bisa pilih kapan paketmu ingin sampai ke alamat tujuan.

Jadi  kita tinggal fokus ke kualitas produk kita sendiri dan soal pengiriman serahin JNE deh. penjual tenang, konsumen senang. #BahagiaBersama

 

Bangga banget ya liat semakin banyaknya pengusaha muda yang berkarya dengan menciptakan usaha sendiri. Jika upaya dan doa yang biasa tak cukup mampu berbuah hasil, berarti harus tambah lagi nih frekuensi upaya dan doa kita. Karena segalanya butuh proses sehingga penting untuk menikmati proses tersebut dengan sabar dan semangat yang tidak boleh padam pastinya. 

Semangat para pejuang rupiah, terus berkarya dan pantang menyerah ya.

 

#JNE #JNERamadhan2021 #BlogBerkahramadhanantarkankebahagiaan #Bahagiabersama